BanjarmasinNews

Ternyata Penyandang Disabilitas Banua, Masih Ada Yang Tidak Terdaftar Sebagai Pemilih Pada Pemilu 2019

Penyandang Disabilitas Siap Ramaikan Pemilu 2019

BANJARMASIN – Pada Pemilu 2019 ini, Pemerintah memberikan kesempatan yang lebih jika dibandingkan dengan penyelenggaraan Pemilu sebelumnya. Oleh karena itu, kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pihak-pihak yang perduli terhadap keberadaan penyandang disabilitas, agar para disabilitas ini dapat meramaikan pesta demokrasi tersebut.

Namun, sayangnya masih ada penyandang disabilitas yang tidak terdaftar sebagai pemilih hanya karena mereka tidak memiliki e-ktp.

Hal ini dikatakan Ketua Ikatan Guru Pendidikan Khusus (IGPK) Provinsi Kalimantan Selatan Faizah melalui sambungan telpon pada program Topik Kita Hari Ini (TKHI) Radio Abdi Persada FM, edisi Kamis (4/4).

Faizah mengatakan, pihaknya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas mengenai cara memberikan hak suaranya pada saat Pemilu berlangsung.

“Dengan diberikannya sosialisasi ini, diharapkan para penyandang disabilitas akan mengerti apa yang harus dilakukan pada saat memilih,” ucap Faizah.

Menurut Faizah, berdasarkan pengetahuan mereka masih banyak penyandang disabilitas yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Karena, para penyandang disabilitas tersebut tidak memiliki e-KTP.

Faizah mengatakan, anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berusia 17 tahun, namun tidak bersekolah inilah yang tidak terdata keberadaannya. Sehingga ABK inilaj yang tidak memiliki e-KTP,” ungkap Faizah.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan adanya peranan dari pihak-pihak terkait seperti RT, RW, serta lurah yang memiliki warga ABK, agar anak-anak ini bisa memiliki e-KTP,” ujar Faizah.

Faizah mengatakan, harapannya agar masyarakat dapat lebih menerima keberadaan penyandang disabilitas ini, karena mereka adalah bagian dari warga Indonesia yang memiliki hak suara.

Sementara itu Wakasek Kurikulum SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan Ratna menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan anak didik mereka untuk dapat mengikuti Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Ratna, SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan telah bekerjasama dengan KPU, untuk memberikan sosialisasi bagaimana cara memilih pada Pemilu 2019 ini.

“Di SLB C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan tercatat 20 sampai 25 siswa, yang terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019 mendatang,” ujar Ratna.

Ratna mengatakan, ABK yang tercatat di sekolah mereka ini, telah siap untuk mengikuti pesta demokrasi pada 17 April 2019 mendatang. (SRI/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat