Barito KualaNews

Antisipasi Kemungkinan Buruk Saat Pemilu, Polres Batola Gelar Simulasi Sispamkota

BARITO KUALA – Senin (1/4), bertempat di halaman Gedung Serbaguna Kabupaten Barito Kuala, Polres Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan acara kegiatan latihan sispamkota mantap brata intanĀ  2019 Polres Barito Kuala dengan tema tingkatkan sinergitas TNI-POLRI, dengan komponen bangsa lainnya guna mewujudkan keamanan dalam negeri kondusif.

Acara dipimpin oleh Kapolres Kabupaten Barito AKBP Mugi Sekar Jaya, dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala Rahmadian Noor, Kasdim Marabahan 1005 Mayor Inf Prio Budi Siswanto, Ketua KPU Batola Rusdiansyah, dan beberapa unsur Forkopimda Batola lainnya.

Kegiatan Simulasi Sispamkota berjalan dengan baik dan lancar, dilihat dari keadaan yang kondusif dan tempat yang memadai untuk melakukan simulasi.

Usai acara Kepada Abdi Persada FM Kapolres Batola AKBP Mugi Sekar Jaya mengatakan kegiatan Sispamkota dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi situasi yang kurang baik saat pemilu.

“Jadi Sispamkota kita ini kita laksanakan memang untuk mengantisipasi situasi yang ada, kita melakukan simulasi jika didalam pelaksanaan pemilu ini ada kendala-kendala yang muncul,” ucap Mugi

Mugi menambahkan memang dalam pelaksanaan simulasi masih ada kekurangan, akan tetapi kegiatan ini bisa sangat membantu apabila menemukan permasalahan saat pemilu.

“Memang kalau saya liat dalam pelaksanaan, masih banyak kekurangannnya tapi sedikit banyak ini sangat membantu bagi kita untuk menghadapi kalau ada permasalahan yang berkaitan dengan pemilu yang kita laksanakan saat ini,” jelas Mugi

Mugi berharap apa yang pihaknya latihkan saat ini, tidak dipergunakan saat pemilu nanti, maksudnya saat pemilu nanti tidak ada kejadian seperti apa yang disimulasikan oleh pihaknya.

“Harap kami pemilu berjalan dengan aman dan damai tidak ada permasalahan-permasalahan seperti simulasi,” harap Mugi

Lebih lanjut Mugi menjelaskan keselamatan pengunjuk rasa juga merupakan salah satu hal penting.

“Tetap kita mengutamakan keselamatan, karena hakim tersebut merupakan bagian demokrasi yang harus tetap kita kawal dalam pelaksanaan ini,” pungkas Mugi. (TR01/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat