3 Maret 2021

Pesan HARSIARNAS 2019, Dari Kalsel Indonesia Menyiarkan Baik

2 min read

Ketua KPI Pusat saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Sabtu (30/03) di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Mengawali tahun 2019, provinsi Kalimantan Selatan kembali dipercaya menjadi tuan rumah even atau kegiatan bertaraf nasional. Tepatnya di kota Banjarmasin, peringatan Hari Penyiaran Nasional (HARSIARNAS) ke-86 digelar, yang puncaknya berlangsung pada Senin (1/4) di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin. Dijadwalkan, akan ada ribuan tamu dan undangan dari seluruh Indonesia akan hadir pada puncak peringatan HARSIARNAS ke-86 tersebut. Namun sebelum menuju puncak peringatan, sebelumnya selama lima hari berturut-turut mulai Kamis (28/3) para komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat sudah melakukan serangkaian acara di Banjarmasin. Termasuk pada Sabtu (30/3) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin digelar pembukaan rangkaian peringatan HARSIARNAS ke-86, yang dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dengan cara pemukulan gong. Acara ini dihadiri pula oleh Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis serta komisioner KPI Pusat lainnya.

Usai pembukaan rangkaian peringatan HARSIARNAS pada Sabtu (30/3), kepada wartawan Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis menyebut, banyak kegiatan yang akan digelar untuk memeriahkan peringatan HARSIARNAS 86 tahun ini di Banjarmasin. Diantaranya adalah pemberian penghargaan kepada sejumlah lembaga penyiaran, serta deklarasi Dari Kalimantan Selatan, Indonesia Menyiarkan Baik.
“Dari Kalsel Indonesia Menyiarkan Baik, merupakan komitmen dari seluruh lembaga penyiaran untuk menyiarkan hal baik, khususnya pada tahun politik 2019 ini. Apalagi pada momentum HARSIARNAS ini, seluruh lembaga penyiaran di Indonesia berkumpul di tempat ini, dan jadilah tagline Dari Kalsel Indonesia Menyiarkan Baik dapat diwujudkan di tempat ini,” jelas Yuliandre.
Tagline ini juga sejalan dengan kondisi saat ini, dimana media mainstream seperti televisi dan radio, masih menjadi lembaga penyiaran terpercaya oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi atau berita terbaru, yang dapat dipastikan bukan hoax atau berita bohong.
“Apalagi lembaga penyiaran sudah memiliki pengawas resmi yakni KPI, yang dapat menjamin keabsahan informasi yang disampaikan. Sementara media lainnya, khususnya media online, belum memiliki lembaga pengawas tersendiri,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan ketua KPI Pusat ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, sejauh ini media penyiaran yang ada di Kalimantan Selatan, sudah bersikap baik dengan produk penyiaran yang disampaikan kepadal masyarakat.
“Ini tentunya didukung keberadaan KPI yang sudah bekerja maksimal melakukan pengawasan hingga ke tingkat daerah, sehingga lembaga penyiaran masih dalam koridor aman untuk dikonsumsi masyarakat. Dan tagline Dari Kalsel Indonesia Menyiarkan Baik, menurut saya itu sudah tepat,” jelas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut kepada wartawan, usai membuka rangkaian peringatan HARSIARNAS ke-86 di Banjarmasin pada Sabtu (30/3).
Selain membuka secara resmi rangkaian kegiatan HARSIARNAS, pada kesempatan yang sama, Paman Birin juga menyempatkan diri menyerahkan surat izin penyiaran kepada sejumlah lembaga penyiaran di Kalsel, serat menyerahkan bantuan gerobak kepada pedagang kaki lima di Banjarmasin. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.