7 Maret 2021

Waspadai Produk Kadaluarsa, Dinas Perdagangan Kalsel Rutin Gelar Sidak

2 min read

Kepala dinas perdagangan provinsi (di podium) saat membuka rakor pengawasan produk makanan di Kalsel pada Kamis (28/03) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Tak hanya memastikan stok dan harga bahan kebutuhan pokok stabil jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah, ternyata dinas perdagangan provinsi Kalimantan Selatan juga memiliki tugas lain yang tidak kalah penting. Yakni memastikan, bahwa produk makanan ataupun minuman dalam kemasan, aman dikonsumsi masyarakat. Dalam hal ini, dinas perdagangan bekerjasama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), satgas pangan Ditreskrimsus, serta dinas perdagangan kabupaten/kota. Bahkan untuk memastikan koordinasi antar lembaga ini berjalan lancar, dinas perdagangan provinsi Kalimantan Selatan pun sudah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder holder tersebut pada Kamis (28/3) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Kepada wartawan, kepala dinas perdagangan provinsi Kalimantan Selatan Birhasani menjelaskan, pihaknya harus memastikan bahwa masyarakat atau konsumen terlindungi dari bahan-bahan berbahaya, seperti boraks atau zat pewarna.
“Jelang Ramadhan seperti saat ini, ada saja pedagang nakal yang sengaja atau mungkin tidak sengaja, masih menempatkan produk kadaluarsa diantara barang yang dijual. Jika ditanya, mereka mengakunya khilaf. Belum lagi produk yang penyok, atau rusak, juga masih sering kita temui,” jelas Birhasani.
Oleh karena itu, menurut Birhasani, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) akan menjadi kegiatan rutin. Baik jelang Ramadhan, saat Ramadhan serta jelang Idul Fitri. Sidak tentunya akan dilakukan bersama dengan instansi terkait. Seperti BPOM dan satgas pangan, baik di pasar tradisional hingga ke pasar modern atau ritel,” jelasnya lagi ketika ditanya wartawan soal tindakan yang akan dilakukan untuk memastikan konsumen mendapatkan produk berkualitas.

Sebelumnya, dinas perdagangan provinsi Kalimantan Selatan juga sudah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait,.untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok aman serta stabil, terutama jelang Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Diantaranya dengan dinas perdagangan dari 13 kabupaten/kota, dinas perhubungan, Bulog Divre Kalimantan Saran, PT Pertamina, Hiswana Migas, serta para distributor dan pedagang besar. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.