5 Maret 2021

Raih BAZNAS Award, Paman Birin Jadi Teladan Para Muzakki

2 min read

Sekdaprov Kalsel (kanan baju hijau) saat mewakili gubernur Kalsel Sahbirin Noor menerima BAZNAS Award Tahun 2019 kategori Muzakki Prima dari Ketua BAZNAS Kalsel (kiri baju biru) pada Sabtu malam (16/03) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Masih ingat dengan aksi sosial yang dilakukan Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor) saat melakukan pemancangan tiang perdana pembangunan mushola Bani Arsyadi Sungai Jingah Banjarmasin, baru-baru tadi?

Secara khusus, Paman Birin menyumbangkan dana sebesar 100 juta rupiah dari koceknya sendiri, untuk pembangunan mushola dengan konsep terapung di kampung Banjar tersebut. Sumbangan ini di luar dana bantuan yang diberikan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan sebesar 1 miliar rupiah. Sebelumnya, jelang akhir tahun 2018 lalu, gubernur Kalsel itu juga menzakatkan hartanya hingga sebesar 100 juta rupiah, melalui lembaga resmi penyaluran zakat di Indonesia. Jumlah itu tentunya melebihi kewajiban zakat harta setiap individu Muzakki atau pemberi zakat, yakni sebesar 2,5 persen. Jiwa sosial orang nomor satu di Kalimantan Selatan tersebut, ternyata berbuah manis berupa penghargaan atau award dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan. Yakni BAZNAS Award Tahun 2019 kategori Muzakki Prima, yang diserahkan pada malam penganugerahan BAZNAS Award Tahun 2019 di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada akhir pekan lalu. Sayangnya, sang penerima Award justru tidak dapat berhadir karena adanya kegiatan di luar daerah, dan diwakilkan oleh sekretaris daerah provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie. Penghargaan utama BAZNAS ini, diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kalsel Gusti Rusdi Effendi.

Usai acara, kepada wartawan sekretaris daerah provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie mewakili gubernur, mengucapkan rasa terima kasih dan syukur atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Dimana tentunya, menurut sekdaprov, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan dari Paman Birin menyalurkan zakat ataupun melakukan aksi sosial lainnya.

“Sebagai gubernur, tentunya Paman Birin ingin memberikan contoh baik, sebagai wujud rasa tanggung jawab sosial dan agama. Dengan harapan, hal itu dapat dicontoh oleh seluruh masyarakat dengan kemampuan finansial mumpuni, untuk menyalurkan kewajibannya melalui BAZNAS,” jelas lelaki yang pernah menjabat sebagai kepala Biro Humas Pemprov Kalsel tersebut.

Masih menurut Haris Makkie, penyaluran zakat melalui lembaga resmi BAZNAS Kalsel yang dicontohkan oleh Paman Birin, juga sudah dicontoh oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemprov Kalsel. Apalagi sudah ada SK Gubernur yang khusus mengatur soal penyaluran zakat tersebut, melalui BAZNAS Kalsel.

Selain diberikan kepada gubernur Kalsel Sahbirin Noor, BAZNAS Award Tahun 2019 juga diberikan kepada sejumlah instansi di lingkup pemerintah provinsi Kalsel. Diantaranya dinas pendidikan dan kebudayaan Kalsel untuk kategori UPZ BAZNAS Kalsel SKPD Kalsel dengan pertumbuhan penghimpunan ZIS terbaik, serta RSUD Ulin Banjarmasin untuk kategori UPZ BAZNAS Kalsel BLUD Kalsel dengan pertumbuhan penghimpunan ZIS terbaik. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.