13 April 2021

Tahun Ini Posko Kesehatan Haul Guru Sekumpul, Layani 6.000 Jama’ah

2 min read

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

BANJAR – Tercatat sekitar 6.000 jamaah Haul ke-14 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang sering disapa dengan panggilan Abah Guru Sekumpul,  yang di peringati pada 9-10 Maret 2019 lalu telah mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis melalui posko-posko kesehatan yang disediakan.

Sedikitnya 66 Posko Kesehatan dan 40 lebih ambulan serta 800 lebih petugas kesehatan telah disiapakan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang berkolaborasi dengan Dinkes Provinsi Kalimanatan Selatan pada kegiatan Haul tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah kepada Abdi Persada Fm mengatakan, dari 6.000 jamaah Haul Guru Sekumpul yang mendapat pelayanan di Posko Kesehatan tersebut, 39 orang harus dirujuk ke rumah sakit terdekat,  2 orang diantaranya mau melahirkan yang langsung mendapat penanganan, serta  3 orang jama’ah dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan secara intensif.

Ikhwan pun menjelaskan banyaknya jamaah yang diprediksi hingga 2 juta lebih untuk menghadiri peringatan 14 tahun wafatnya ulama besar kharismatik asal banua ini, menjadikan relawan kesehatan  menyiapkan waktu dan tenaga lebih ekstra untuk memberikan pelayanan secara maksimal. Para petugas kesehatan tidak hanya bekerja 8 jam, tetapi hampir 12 jam sejak H-3 hingga H+1 usai kegiatan haul berlangsung.

“Dengan jutaan jama’ah haul yang hadir pada kegiatan ini, dipastikan evakuasi pasein melalui jalur darat ada sedikit terkendala karena para jama’ah telah menggelar sajadahnya, sehingga mengakibatkan mobil ambulan tidak dapat beroperasi secara maksimal, evakuasi pun harus menggunakan tandu untuk menuju ke Posko Kesehatan terdekat dan tidak sedikit pula  evakuasi melalui jalur air dan ini sangat membantu sekali,” ungkap Ikhwan.

Dari hasil kegiatan haul tahun ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar akan melakukan Evaluasi guna memberikan layanan yang maksimal di kegiatan Haul mendatang. Dan dilihat dari besarnya kegiatan Haul Guru sekumpul tahun ini lanjut Ikhwan, pihaknya perlu menguatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, agar tenaga kesehatan Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan turut terlibat pada kegiatan mendatang. Sehingga layanan kesehatan yang tadinya over load, dapat secara maksimal  para jama’ah dapat terlayani.

“Karena kegiatan haul ini sudah level Nasional, kami telah koordinasikan dengan Dinkes Provinsi Kalsel dan Alhamdulillah mendapat tanggapan postitif, sehingga di harapkan tenaga maupun layanan kesehatan ditahun mendatang dapat terpenuhi secara maksmal,” pungkasnya. (AF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.