2 Maret 2021

Sekwan Kalsel Mulai Terapkan Pemotongan Tunjangan ASN yang Bolos Apel dan Absensi Online

2 min read

Kabag TU Sekretariat DPRD Kalsel, Riduansyah.

BANJARMASIN – Untuk meningkatkan disiplin kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemprov Kalsel, Sekretaris Daerah menerbitkan Surat Edaran terkait pemotongan tunjangan tambahan bagi pegawai yang bolos apel pagi dan absensi online. Implementasi Surat Edaran ini dinilai akan memberikan efek jera bagi PNS yang “nakal” sering bolos apel pagi.

Satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mulai menerapkan Surat Edaran ini adalah Sekretariat DPRD Kalsel. Surat Edaran dari Sekretaris Daerah Provinsi bernomor 850 tahun 2019 tertanggal 18 Januari tersebut sebagai implementasi Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2018. Tujuannya dalam rangka meningkatkan disiplin kinerja ASN dilingkungan Pemprov Kalsel.

Menurut Kepala Bagian Tata Usaha DPRD Kalsel, Riduansyah, penerapan regulasi ini mulai diberlakukan sejak Rabu 13 Maret 2019. Bagi ASN yang tidak disiplin seperti tidak ikut apel pagi akan mendapatkan sanksi berupa pemotongan tunjangan tambahan hingga 30 persen.

“Perhitungan akan dilihat dari absensi sidik jari online yang langsung terhubung ke website Dinas Kominfo Kalsel,” jelasnya.

Riduansyah mengatakan hasil absensi online itu tidak bisa direkayasa karena secara otomatis akan masuk sistem. Selain itu, absensi sidik jari yang menjadi perhitungan adalah absen online yang dilakukan sebelum pukul 08.00 wita. Lewat dari jam tersebut tidak masuk penilaian.

“Dengan ini, kami mengingatkan kepada semua ASN dilingkungan Sekretariat DPRD Kalsel yang berjumlah 60 orang untuk mentaatinya,” katanya.

Sementara,  salah seorang ASN Sekwan Vera Ekadianti menyatakan siap menjalankan regulasi yang baru diedarkan tersebut. Ia mengaku sudah berusaha disiplin dan membangun kinerja yang baik sebelum edaran ini dibuat.

Namun edaran ini tidak berlaku bagi pegawai honorer atau tenaga kontrak karena mereka tidak mendapatkan tunjangan daerah. Meski demikian, SKPD tempat mereka bekerja tetap menerapkan aturan disiplin kepegawaian. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.