6 Maret 2021

Lembah Kahung, Pukau Turis Finlandia Estonia

3 min read

Dubes Indonesia untuk Finlandia dan Estonia (tengah baju batik) berfoto bersama rombongan dan deputi Bank Indonesia Kalsel (kiri baju batik) usai mengunjungi Pusat Informasi Wisata dan Penggosokan Intan Martapura pada Jum'at (15/03).

BANJAR – Hujan masih membasahi bumi, saat rombongan Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyowati Forman, tiba di Pusat Informasi Wisata dan Penggosokan Intan Martapura kabupaten Banjar, pada Jum’at (15/03) sekitar pukul 10.45 WITA. Disambut deputi Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan Mohammad Irwan, para tamu yang berjumlah puluhan orang tersebut, langsung diarahkan untuk mengisi buku tamu elektronik, dan melihat – lihat display batu permata di tempat itu. Tak lama, rombongan yang didampingi kepala Bappeda provinsi Kalsel Nurul Fajar Desira, kepala Dinas Perindustrian Kalsel Wahyuni dan kepala Dishub Kalsel Rusdiansyah tersebut, diajak menyaksikan langsung proses penggosokan intan. Usai itu, merekapun mendapat penjelasan soal jenis-jenis batu permata yang ada di display Pusat Informasi Wisata dan Penggosokan Intan tersebut. Terlihat dari ekspresi wajah, mereka tidak dapat menyembunyikan rasa penasaran dan kagum akan kekayaan alam serta budaya Kalimantan Selatan yang ditampilkan. Termasuk kain Sasirangan dan Tenun Pagatan, yang juga dipajang di sana. Dengan kata lain, mereka merasa puas dan terpesona dengan Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyowati Firman kepada wartawan, usai berkeliling di Pusat Informasi Wisata dan Penggosokan Intan Martapura pada Jum’at (15/3). Menurut Wiwiek, selama beberapa hari di Kalimantan Selatan, rombongan yang terdiri dari para jurnalis televisi, radio dan media cetak, budayawan serta pengusaha biro perjalanan itu, sudah mendatangi sejumlah tempat wisata memukau. Mulai dari pasar terapung Lok Baintan, Taman Wisata Alam Pulau Bakut hingga Lembah Kahung. Dimana seluruhnya memberi bekas mendalam kepada mereka.
“Di luar ekspektasi saya reaksi mereka setelah mendatangi tempat-tempat wisata alam di Kalsel. Mereka merasa takjub dan senang dengan kunjungan ini. Coba saja saudara-saudara sekalian tanya sendiri kepada mereka, karena saya tidak dapat menggambarkan perasaan orang lain. Namun perlu kalian tahu, orang Finlandia dan Estonia sangat jujur dan sulit berbohong. Apa yang mereka sampaikan, sesuai dengan perasaannya,” urainya.
Melihat keindahan objek wisata alam Kalimantan Selatan, Wiwiek menilai bahwa Kalimantan Selatan dapat menjadi sentral atau pusat pengembangan ekowisata di Kalimantan.
Senada disampaikan Duta Besar untuk Finlandia dan Estonia, salah seorang anggota rombongan yang juga profesor budaya di Finlandia Paulina Hulko mengaku, sangat terpukau dengan Lembah Kahung. Apalagi dia sangat menyukai wisata alam berupa hutan, karena dapat menikmati keindahan dan hijaunya pepohonan.
“Well I can say, I really amazed with the forest (Lembah Kahung) dan the people of the village. Their hospitality makes me pampered,” jelasnya.
Jika diterjemahkan, maka Paulina mengatakan bahwa Ia sangat menyukai Lembah Kahung dan penduduk asli Kalsel (suku Dayak) yang sangat ramah. Sehingga membuat mereka merasa nyaman. Dan pada intinya menurut Paulina, kunjungan ke Kalimantan Selatan ini melebihi ekspektasi atau harapannya sebelum tiba di Kalsel.

Sementara itu, menurut deputi Bank Indonesia perwakilan Kalsel Mohammad Irwan, sektor pariwisata merupakan salah satu jalan tercepat, untuk mengatasi defisit neraca pembayaran. Bahkan keterlibatan Bank Indonesia untuk mendorong sektor pariwisata di seluruh Indonesia, sudah berlangsung sejak lama.
“Kita sangat mendorong pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata alam. Apalagi setelah mendengar pengakuan para tamu dari Finlandia dan Estonia tadi, jelas sekali bahwa potensi wisata alam Kalsel sangat luar biasa, untuk mendatangkan wisatawan asing. Terutama negara-negara yang sangat mengedepankan masalah lingkungan seperti Finlandia dan Estonia,” tutupnya. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.