BanjarmasinNewsProvinsi Kalsel

Keunikan Kalsel, Jadi Objek Peliputan Media Negara Baltik

BANJARMASIN – Baru saja Kalimantan Selatan kedatangan jutaan tamu, demi menghadiri Haul Guru Sekumpul ke-14 pada Minggu (10/3). Dua hari berselang tepatnya pada Selasa malam (12/3) giliran rombongan dari Finlandia dan Estonia, datang mengunjungi Kalimantan Selatan. Bukan sembarang tamu yang datang kali ini. Mereka adalah jurnalis media televisi, radio serta media cetak ternama di negara Baltik.  Bahkan  media televisi yang datang, merupakan yang terpopuler di negara Baltik, dengan 10 juta lebih pemirsa. Selain itu, turut pula ketua asosiasi pengusaha, serta pengiat lingkungan hidup. Kedatangan mereka di bumi Pangeran Antasari ini,  dipimpin langsung Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyawati Firman, dan mendapat penyambutan dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekda Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie, di VIP room bandara Syamsudin Noor. Selanjutnya para tamu jauh itu, dijamu makan malam di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Kepada wartawan, Dubes Indonesia untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyawati Firman menjelaskan, kedatangan pada jurnalis dari dua negara Baltik ini ke Kalsel, merupakan buah manis dari kesuksesan kontingen Kalsel pada festival budaya tahunan di Helsinki ibukota Finlandia, beberapa waktu lalu. Saat itu kontingen Kalsel memperkenalkan Sasirangan serta fauna khas Bekantan.

“Bahkan saat maskot Kalsel Bekantan beraksi di atas panggung utama, areal sekitarnya sesak dipenuhi penonton yang penasaran dan antusias. Untuk keikutsertaannya yang pertama kali, ini adalah sesuatu yang luar biasa,” jelas wanita yang mengaku pernah menghabiskan masa kecil di Kalimantan Barat tersebut.

Usai acara, menurut Wiwiek, banyak yang menanyakan perihal Kalsel ke kedutaan. Mereka menanyakan, kapan Kalsel akan tampil lagi di Helsinki.

“Gayung bersambut. Antusiasme ini dijawab pemerintah provinsi Kalsel dengan mengundang sejumlah media, untuk hadir langsung mengabadikan keindahan dan eksotisme alam serta budaya Kalsel,” jelasnya.

Wiwiek mempercayai, kekuatan media untuk menyebarluaskan potensi Kalsel jauh lebih efektif, dibandingkan dengan hanya pameran eksibisi ini.

“Saya percaya, pena lebih tajam daripada senjata,” tegasnya.

Selama lima hari berada di Kalimantan Selatan, rombongan dari Finlandia dan Estonia ini diajak berkeliling ke sejumlah destinasi wisata unggulan Kalimantan Selatan. Mulai dari pasar terapung Lok Baintan pada hari kedua, berlanjut ke Taman Wisata Alam (TWA)  pulau Bakut di bawah jembatan Barito, untuk melihat secara langsung kera asli Kalsel Bekantan. Pada hari berikutnya, rombongan diarahkan ke Riam Kanan dan gugusan pulau disekitarnya, termasuk pulau Rusa yang baru mendapatkan hibah Rusa Tutul dari istana Bogor. Selain itu, para jurnalis asing ini juga diakan ke Mandiangin, Tahura Sultan Adam, Lembah Kahung, Kiram Park, Loksado serta pusat penggosokan intan di Martapura kabupaten Banjar. (RIW/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat