BanjarmasinNewsProvinsi Kalsel

Jelang Pemilu, Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Untuk Pemilih Pemula

BANJARMASIN – Kamis pagi (14/3) halaman parkir sayap kanan gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin dipenuhi kendaraan roda dua. Tamu yang datang belakangan, terpaksa harus berupaya keras mencari celah ruang, agar dapat memarkirkan sepeda motornya di tempat tersebut. Usut punya usut, sepeda motor sebanyak itu ternyata milik para siswa SMA sederajat di kota Banjarmasin, yang hari itu sengaja dikumpulkan di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, untuk mengikuti acara Sosialisasi Pemilu Untuk Pemilih Pemula, yang digelar Badan Kesbangpol provinsi Kalimantan Selatan. Pembicara atau narasumber yang dihadirkan adalah ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalsel Sarmudji, pengamat politik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Mahyuni, serta kepala Badan Kesbangpol Kalsel Adi Santoso. Acara yang mengumpulkan sebanyak 500 siswa dari 30 SMA, SMK dan MA Negeri serta swasta di kota Banjarmasin ini, dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Kepada wartawan, usai membuka acara sosialisasi pada Kamis (14/3) gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, sosialisasi digelar untuk mendorong  pemilih pemula datang menyalurkan hak pilihnya pada pemilu 17 April nanti. Apalagi pemilu kali ini, adalah kali pertama mereka mendapat hak suara, karena sudah memasuki usia 17 tahun.

“Kita akan berpesta, pesta demokrasi. Maka dari itu semua orang yang memiliki hak suara harus hadir berpartisipasi, termasuk pemilih pemula. Semoga sukses pemilu kita,” jelas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Lebih lanjut Paman Birin juga mengajak para pemilih pemula yang juga generasi milenial, untuk turut serta memerangi berita bohong atau hoax. Mengingat di era digital saat ini, segala informasi dapat dengan mudah disebarkan melalui media sosial, termasuk hoax.

“Berita bohong atau hoax dapat menimbulkan fitnah, dan ujung-ujungnya dapat memecah belah persatuan bangsa. Hal ini tentunya harus dicegah dan diperangi, salah satunya dengan melibatkan generasi milenial,” jelasnya lagi.

Sementara itu menurut Kepala Badan Kesbangpol Kalsel Adi Santoso, pihaknya sengaja menggelar sosialisasi ini untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan pemilu 2019, khususnya dikalangan pemilih pemula. Yang mana tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kegiatan ini juga sebagai pendidikan politik praktis utamanya kepada para generasi milenial di Kalimantan Selatan. Selain itu gubernur juga mengingatkan, agar para pemilih pemula turut serta menangkal penyebaran berita hoax,” jelas lelaki yang pernah menjabat sebagai kepala dinas sosial provinsi Kalsel itu.

Pada pembukaan acara di sela-sela sambutannya, Paman Birin menyempatkan memberikan kuis kepada sejumlah siswa yang hadir. Empat orang siswa akhirnya terpilih, dan mendapatkan pertanyaan langsung dari gubernur. Diantaranya adalah pertanyaan soal judul lagu ciptaan Paman Birin yang sering dinyanyikan pada acara-acara pemerintahan, soal matematika hingga pertanyaan terkait pemilu. Seluruh pertanyaan dapat dijawab siswa, dan mereka mendapatkan hadiah uang dari Paman Birin.

“Uangnya jangan dibelikan narkoba, sungguh saya tidak rela. Belikan buku dan untuk keperluan sekolah,” pesan Paman Birin kepada para siswa. (RIW/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat