BanjarNews

2020, Banjar Optimis Tuntaskan Bongkar 1000 Jamban Apung

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas PUPR Banjar menggelar Kick Off Pembongkaran Jamban Terapung dan Launching Gerakan Bersama Aksi Sanitasi (GEBRAK’S) tahun 2019, Kamis (14/3) pagi, di Halaman Mesjid At Taqwa, Desa Pekauman Martapura.

Kick Off diawali laporan kegiatan dari kepala Dinas PUPR, Mohammad Hilman dilanjutkan sambutan dan launching  program Gebrak’s oleh Bupati Banjar Khalilurrahman, acara juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama para camat untuk penggunaan septi tank individual serta pembongkaran jamban secara simbolis oleh Bupati Banjar.

Usai kegiatan Bupati Banjar Khalilurrahman kepada wartawan mengatakan kegiatan kick off pembongkaran jamban ini, merupakan kesekian kalinya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Banjar. Hal ini juga merupakan program lanjutan dari 2016 hingga 2020 mendatang, untuk menghapuskan 1000 jamban pada masa kepemimpinannya.

Menurut Bupati Banjar, kegiatan ini tak lain untuk memotivasi kepada masyarkat agar tidak membuang air besar di sungai. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan WC komunal secara bertahap, salah satunya melalui anggaran APBdes.

“Saya berharap dengan kegiatan ini masyarakat sadar untuk tidak membuang air besar ke sungai, mengingat pentingnya menjaga kebersihan air sungai untuk meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten ini, sehingga jamban-jamban apung bisa dituntaskan sesuai dengan target,” harap Bupati Banjar yang akrab di sapa Guru Kholil

Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar Mohammad Hilman, menjelaskan untuk pembongkaran jamban apung yang terealisasi dari hasil kegiatan sebelum tahun 2018 sebanyak 294 jamban apung,  untuk realisasi dari hasil kegiatan tahun 2018 mencapai 270 jamban apung sedangkan untuk kegiatan pembongkaran di tahun  2019 ini ditargetkan bisa dibongkar sebanyak 300 lebih jamban apung.

Sehingga menurut Hilman pada kegiatan pembongkaran jamban apung pada tahun 2020 nantinya hanya tersisa 150 jamban apung saja, dan sesuai rencana pada akhir tahun 2020 bisa menuntaskan 1000 jamban apung.

“Kami optimis 150 jamban apung tahun 2020 bisa di bongkar, sehingga akhir tahun 2020 dapat di tuntaskan, itu lah rencana kami,” ujar Hilman.

Lebih lanjut Hilman menjelaskan program penghapusan 1000 jamban ini, didukung pula dengan program gerakan bersama aksi sanitasi (Gebrak’s) menurut Hilman ini dilakukan untuk mempercepat program penghapusan jamban apung.

“Untuk sanitasi sendiri berdasarkan target universal 100-0-100,  disamping 100 akses sanitasi yang layak dan aman, kami juga menyiapkan 100 persen ketersediaan air bersih yang layak untuk digunakan,” jelasnya

Turut hadir di kegiatan ini, para Pejabat lingkup Banjar, Kajari Banjar, Kapolres Banjar, perwakilan kodim 1006 Martapura, SKPD Banjar, dan tokoh  agama serta para undangan. (AF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat