3 Maret 2021

KPU Batola Targetkan, 15 Maret Kertas Suara Rampung Dilipat

2 min read

Rusdiansyah Ketua KPU Kabupaten Barito Kuala saat menunjukan salah satu kertas suara yang rusak karena ada noda di kertas suara tersebut.

BARITO KUALA – Kepada Abdi Persada FM Ketua KPU Kabupaten Barito Kuala Rusdiansyah mengatakan pihaknya sudah melaksanakan pelipatan kertas suara mulai dari tanggal 7 Maret, dan direncanakan akan berlangsung sampai tanggal 15 Maret.

“Untuk pelipatan kertas suara, di Kabupaten Barito Kuala sudah kita laksanakan dari tanggal 7 dan rencananya berlangsung sampai tanggal 15 kurang lebih 9 hari, ternyata setelah kita coba melaksanakan pada hari pertama itu karena baru, jadi terkesan agak lambat pekerjaannya, dengan 97 tenaga pelipat kertas suara dihari pertama,” ucap Rusdiansyah

Rusdiansyah juga mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan pelipatan 1 jenis kertas suara yaitu kertas suara DPR RI yang dapat diselesaikan oleh pihaknya dalam jangka waktu 3 hari.

“Untuk mengetahui jumlah kertas suara yang rusak begitu selesai 1 jenis pelipatan kertas suara lalu kami lakukan rekapitulasi, baik itu jumlah dari kertas suara yang kita diterima itu, kita ketahui dan berapa kertas suara yang rusak setelah selesai sortir dan pelipatan 1 jenis kertas suara baru kita bisa menentukan berapa jumlahnya. Jadi untuk kertas suara pemilu anggota DPR RI jumlah kertas suara yang kita terima itu 226.106, jumlah kertas suara yang baik sudah kita sortir sebanyak 225.584 kemudian yang rusak kurang lebih 334 kertas suara kemudian kita jumlahkan kertas suara yang baik dan rusak berjumlah 225.918 berarti kertas suara yang kita terima itu adalah sebanyak 225.918, sedangkan yang kita perlukan 226.106, jadi ada kekurangan kertas suara sekitar 188 kertas suara kemudian ditambah lagi dengan yang rusak 334 lembar jadi kita kekurangan kertas suara untuk DPR RI ini sebanyak 522 kertas suara,” jelas Rusdiansyah

Rusdiansyah menegaskan untuk kertas suara rusak yang pihaknya temukan memang berasal dari keadaan awal, karena dalam setiap proses yang pihaknya lakukan meulai dari pengangkutan box sampai proses sortir dan pelipatan pihaknya melakukan hal-hal tersebut dengan hati-hati.

“Selanjutnya setelah selesai proses sortir dan lipat tentunya kita harus secepatnya melaporkan ke KPU, baik itu KPU provinsi maupun KPU RI dan mengenail hal kapan mereka bisa mengadakan kertas suara baru, kita masih belum tau jadwalnya,” pungkas Rusdiansyah. (TR01/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.