4 Maret 2021

Awal April, Jembatan Alalak Mulai Dikerjakan

2 min read

Ilustrasi jembatan Alalak.

BANJARMASIN – Setelah tertunda sekitar satu bulan, proyek pengerjaan jembatan Alalak dengan bentang 850 meter dan lebar 20 meter, akhirnya dipastikan mulai dikerjakan pada awal April 2019. Semula proyek bernilai 247,5 miliar rupiah tersbut, akan dikerjakan pada akhir Februari 2019 lalu. Namun pekerjaan itu tertunda, karena utilitas berupa kabel dan pipa milik PT PLN, PT Telkom dan PDAM, masih belum dipindahkan dari lokasi pembangunan jembatan, yang digadang-gadang bakal menjadi jembatan terunik di Indonesia tersebut. Ketiga perusahaan milik negara dan daerah tersebut berjanji memindahkan utilitas milik mereka, maksimal pada akhir Februari lalu. Sehingga proyek jembatan yang dikerjakan PT WIKA, dapat dimulai pada pertengahan Maret 2019. Namun ternyata, pemindahan utilitas baru selesai dilaksanakan pada Sabtu (9/3). Dan barulah pada Selasa (12/3), digelar rakor lanjutan terkait persiapan simulasi pemindahan arus lalu lintas, selama proyek pembangunan berlangsung.

Kepada Abdi Persada FM, kepala satuan kerja (satker) pelaksana jalan nasional Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Syahriliansyah menjelaskan, rakor yang diikuti seluruh pihak terkait dari pemerintah provinsi, kabupaten Batola, Banjar dan kota Banjarmasin hadir, untuk membahas persiapan peninjauan lokasi terlebih dulu.

“Diputuskan bahwa akan ada proses peninjauan terlebih dulu, sebelum simulasi pengalihan arus lalu lintas dilaksanakan. Ditetapkan pada Rabu depan (20/3) dilaksanakan peninjauan lokasi, dan pada hari yang sama langsung dilakukan evaluasi. Hasil evaluasi nantinya yang akan menentukan kapan simulasi dilaksanakan. Yang pasti pada pekan keempat Maret 2019,” jelas lelaki yang biasa disapa Hairil tersebut.

Syahril menambahkan, proses peninjauan diputuskan untuk dilakukan pada pekan keempat, untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat siap seutuhnya dengan tugasnya. Termasuk pihak kepolisian dari 4 wilayah kabupaten kota dan provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada 17 Maret nanti, kepolisian Kalsel akan menggelar Milenial Road Safety Festival di kawasan komplekĀ  perkantoran provinsi Kalsel. Tentunya selama sepekan terakhir ini, mereka akan disibukkan dengan persiapan acara akbar tersebut. Sehingga diputuskan kegiatan peninjauan dilakukan pasca acara, yakni pada 20 Maret 2019,” paparnya.

Sementara terkait pengerjaan jembatan, Syahril memastikan, baru dikerjakan pada awal April 2019, atau sekitar sepekan setelah proses simulasi dilaksanakan. Dengan begitu, penutupan total akses jembatan Alalak juga mulai diberlakukan pada awal April 2019.

“Saat ini pihak kontraktor terus melakukan penimbunan tanah, untuk pembuatan jalan bagi warga di sekitar Alalak dan Berangas. Mengingat akses jalan di dua titik itu akan ditutup selama pembangunan, dan agar tidak menganggu aktivitas warga sehari-hari, maka kontaktor membangun jalan sementara. Sehingga pada awal April nanti, fokus pengerjaan jembatan Alalak langsung pada bagian tiang pancang dan oprit jembatan, di sisi Barito Kuala,” tutupnya. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.