8 Maret 2021

Aksi Pencabutan APK Bergambar Paslon 01, Disayangkan PDI-P Banjarmasin

1 min read

Ketua DPC PDI perjuangan Suprayogi saat memberikan komentarnya pada media massa.

BANJARMASIN – Ramainya pemberitaan di media sosial bahkan menjadi viral terkait adanya pencabutan Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar paslon capres-cawapres 01 di bahu Jalan Ahmad Yani KM 24, oleh oknum panwascam sangatlah mengecewakan.

Kekecewaan ini disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin Suprayogi dihadapan wartawan, Selasa (12/3). Menurutnya oknum tersebut dinilai tidak mengetahui aturan terkait pencabutan APK, dan bahkan Ia menyarankan untuk dipecat saja.

“Secara pribadi sangat kecewa, dan menilai oknum tersebut tidak mengerti aturan pencabutan APK,” katanya.

Suprayogi juga menjelaskan, seharusnya kalau menyesuaikan aturan, setiap mencabut APK ada prosedur yang harus dilalui. Menurutnya, apabila ada ditemukan Alat Peraga Kampanye yang dinilai melanggar aturan, maka bisa melakukan teguran kepada partai dan juga timses calon selama 3 kali berturut-turut. Apabila tidak dituruti, barulah dilakukan pencabutan, dan itupun harus didampingi Satpol PP, KPU serta instansi lain.

Seperti diberitakan sebelumnya terjadi pelepasan APK di momen Haul Guru Sekumpul ke 14, pada Minggu (10/3), selanjutnya Senin (11/3) pukul 15.30 WITA atau sehari pasca kejadian itu, Bawaslu Kalsel telah berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Banjarbaru, untuk mendalami kronologi dan dasar penertiban yang dilakukan atas keinginan sendiri oleh oknum yang belakangan diketahui bernama Raga Jatsuma.

Dalam konferensi persnya kepada awak media di Kantor Bawaslu Kalsel Jalan R.E Martadinata, Banjarmasin, Koordinator divisi penindakan pelanggaran Bawaslu Kalsel Azhar Ridhani menjelaskan, pihaknya masih mengkaji dugaan kesalahan prosedur yang dilakukan oleh oknum tersebut. (NHF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.