1 Maret 2021

5 Ribu Warga Kota Banjarmasin Mengikuti Parade Massal Sasirangan

2 min read

Acil jukung Pasar Terapung Piere Tendean, Kota Banjarmasin, turut meramaikan Parade Masal Sasirangan di atas Sungai Martapura.

BANJARMASIN – Ribuan warga Kota Banjarmasin turut meramaikan Parade Masal Sasirangan yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin bersama dengan Dekranasda Kota Banjarmasin.

Parade masal sasirangan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di halaman Balaikota Banjarmasin, Sabtu (9/3).

Parade Masal Sasirangan tahun ini dengan rute start di depan Kantor Walikota Banjarmasin Jalan RE Martadina menuju Siring Menara Pandang Jalan Piere Tendean Kota Banjarmasin.

“Parade masal sasirangan yang ketiga kalinya digelar ini, ternyata diikuti peserta yang membeludak, hingga melebihi target sebanyak 5 ribu peserta, dengan menampilkan hasil kreasi busana sasirangan, sepanjang 300 meter,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, dengan banyaknya peserta ini, ia percaya akan mampu membuat Banjarmasin Sasirangan Festival bisa lebih digaungkan lagi kekancah Nasional.

Oleh karena itulah, pihaknya menargetkan tahun depan BSF bisa masuk ke dalam agenda nasional.

“Karena tahun ini merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan BSF di Kota Banjarmasin. Maka, diharapkan pada tahun depan kegiatan BSF ini, sudah masuk ke dalam kegiatan agenda nasional,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjut Ibnu, dengan begitu maka pada tahun depan akan ada tiga kegiatan agenda nasional di Provinsi Kalsel. Yaitu, kegiatan Festival Pasar Terapung, Festival Loksado, dan Festival Banjarmasin Sasirangan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini telah memenuhi persyaratan agar BSF masuk agenda,” ucap Ibnu.

Dalam parade masal sasirangan tahun ini, melibatkan 70 jukung acil Pasar Terapung Siring Piere Tendean, Kota Banjarmasin.

Kabid Pengembangan Pariwisata Pada Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin Khuzaimi mengatakan, tahun ini pada kegiatan parade masal sasirangan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini pada parade masal melibatkan 70 acil-acil jukung Pasar Terapung Piere Tendean, Kota Banjarmasin. Yang melakukan parade membentangkan kain sasirangan hasil karya pelajar SMP di Kota Banjarmasin,” ujar Khuzaimi.

Khuzaimi mengatakan, pihaknya mencoba menyelaraskan antara budaya pasar terapung dan sasirangan.

“Dengan melibatkan para acil jukung pasar terapung pada parade masal sasirangan, tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung menyaksikan Banjarmasin Sasirangan Festival di Kota Banjarmasin,” ujar Khuzaimi. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.