15 April 2021

Ini Nama Lima Anggota KIP Kalsel Terpilih

2 min read

Ketua DPRD Kalsel, Buhrhanuddin (kanan) didampingi Kabag Persidangan Sekwan, M. Zaini saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (4/3/2019).

BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Burhanuddin mengumumkan secara resmi hasil fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) bagi calon anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kalimantan Selatan masa jabatan 2018-2022 di Banjarmasin, Senin (4/3). Menurutnya, berdasarkan hasil fit and proper test dari 15 orang peserta, sebanyak 5 orang dinyatakan terpilih dan 5 orang sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW).

Politisi Golkar ini menjelaskan proses seleksi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel periode 2018-2022 dilakukan Komisi I DPRD Kalsel berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi melalui Surat Nomor 19/Kom-I/III/2019 tanggal 1 Maret 2019 serta melalui Surat Nomor 162/189/DPRD.

Lima orang dinyatakan terpilih, yaitu Drs Tamliha Harun, SH, M.Si dengan nilai 90 peringkat 1, Yuniarti, Spi, MA nilai 85,33 peringkat 2, Rahmiati, SH,I nilai 85 peringkat 3, Nurmahya, S.Ag, M.Si nilai 82,77 peringkat 4 dan Agus Rianto nilai 82 peringkat 5.

Sedangkan lima orang untuk PAW, yakni Nurkhozin Fahmi Hamdi, S.Pd.I nilai 80 peringkat 6, Drs Doddy Herlianto nilai 80 peringkat 7, S. Alfian M Nur, S.Pi, MM nilai 78,75 peringkat 8, Dra Wati Astuti nilai 78,66 peringkat 9 dan Khairiadi, S.Sos, M.Pd nilai 77,66 peringkat 10.

“Berdasarkan surat Kominfo dan Komisi I DPRD Kalsel, hasil sudah keluar dan kita sampaikan ke media massa,” katanya.

Burhanuddi  menambahkan, dari 15 orang yang mengikuti seleksi, 5 di antaranya dipastikan terpilih berdasarkan penilaian, sementara ada 5 sebagai PAW. Untuk PAW ini disiapkan dengan berbagai kemungkinan, apakah nanti ada mengundurkan diri atau sebab lain.

Selanjutnya pihaknya akan menyampaikan surat secara tertulis kepada Gubernur Kalsel guna ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Dari hasil fit and profertes ini, setelah disampaikan Komisi I ke pimpinan dewan, hasil itu tidak diparipurnakan, karena satu tahap lagi menunggu SK Gubernur Kalsel, kemudian diumumkan di media massa tiga hari berturut-turut,” pungkasnya. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.