18 April 2021

Ini 3 Instansi yang Mendapat Nilai A Pada Penilaian Sakip Pemkab Batola

2 min read

Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani saat menyerahkan hasil nilai SAKIP kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Abdul Manaf.

BARITO KUALA – Rabu (27/2), bertempat di Aula Selidah Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan acara penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2019 antara Kepala SKPD dengan Bupati Kabupaten Barito Kuala dan penyerahan hasil evaluasi implementasi SAKIP SKPD Tahun 2018, acara dihadiri oleh para pejabat lingkup pemerintah kabupaten Barito Kuala dan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Inspektorat menyerahkan hasil evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) SKPD tahun 2018, Rabu (27/02). Kegiatan yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati Batola juga dirangkai penandatanganan perjanjian kinerja dari masing-masing SKPD di hadapan Bupati Batola Noormiliyani.

Berdasarkan laporan, dari 47 SKPD yang ada di Batola (30 SKPD dan 17 kantor kecamatan), SKPD yang memperoleh nilai memuaskan hanya 3 yakni Distan TPH dengan nilai paling tinggi yakni 89,99, kemudian disusul Disporbudpar dengan nilai 88,11, dan Inspektorat dengan nilai 85,51.

SKPD yang meraih nilai 70 ke atas atau BB (sangat baik) ada 6 yakni DKPP, BP2RD, Kantor Kecamatan Alalak, Diskes, Dinas PUPR, dan BPKAD. Sementara SKPD yang mendapat nilai 60 ke atas atau B (baik) ada 15 yakni Satpol PP, Setda, Set-DPRD, Diskominfo, DPMPTSP, BKPP, Kecamatan Cerbon, Kecamatan Belawang, Kecamatan Anjir Pasar, BPBD, Kecamatan Anjir Muara, Disbunnak, DLH, Bappelitbang, dan Disdik.

Untuk SKPD yang mendapat nilai 50 ke atas atau CC (cukup baik) ada 11 yakni Kecamatan Rantau Bedauh, Disdukcapil, Dinas PMD, Kecamatan Wanaraya, Kecamatan Jejangkit, Kecamatan Marabahan, Kecamatan Bakumpai, Kecamatan Barambai, Kecamatan Mekarsari, Dispersip, dan Kecamatan Tamban. Sementara Kecamatan Kuripan, Disperkim, Diskoperindag, Dishub, RSUD Abdul Aziz, dan Kecamatan Mandastana hanya meraih nilai 40 ke atas atau C (kurang). Sedangkan Badan Kesbangpollinmas hanya mendapatkan nilai 4,5 atau D (sangat kurang). Namun dari sekian SKPD, terdapat 5 SKPD yang nilai SAKIP-nya tidak dapat dievaluasi alias tidak dapat nilai masing-masing DPPKBP3A, Disnakertrans, Dinsos, Kecamatan Tabunganen, dan Kecamatan Tabukan.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani mengatakan banyak kegiatan efisiensi yang jalan dan jika  fokus pada pembangunan maka kabupaten Batola akan semakin sejahtera.

“Banyak kegiatan efisiensi yang terjadi bertahun-tahun, bayangkan jika seluruh SKPD dapat terus menerus melakukan efisiensi anggaran lalu memfokuskan nya pada pembangunan maka Barito Kuala akan semakin mendekati pintu kesejahteraan,” ucap Noormiliyani

Noormiliyani juga mengatakan pada tahun 2019 ini ada 9 SKPD yang mendapat nilai A dan BB, dan akan mendapatkan intensif yang besarnya akan ditetapkan kemudian.

Noormiliyani menambahkan terkhusus untuk Kecamatan dan SKPD yang masih belum dinilai pihaknya berharap nilai nya bisa ditingkatkan.

“Lebih khusus, ini mudah-mudahan bagi SKPD dan Kecamatan yang belum bisa dinilai, bapak ibu berharap kedepannya ya paling tidak nilainya bisa ditingkatkan, bisa dinilai paling tidak,” pungkas Noormiliyani. (TR01/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.