13 April 2021

Di Banjar Masih Ada Petani Belum Paham Cara Dapat Pupuk Subsidi

1 min read

Suasana reses Anggota DPRD Kalsel Danu Ismadi Saderi di Kabupaten Banjar, Minggu (24/2/2019).

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menemukan masih  ada petani di Kabupaten Banjar yang belum memahami cara mendapatkan pupuk bersubsidi. Menurut Politisi PKS tersebut, hal itu ditemukan ketika dirinya melaksanakan kegiatan reses di dapilnya yaitu Kabupaten Banjar selama tiga hari ini.

“Saat ditanya ternyata petani tersebut tidak masuk dalam kelompok tani,” katanya.

Padahal, menurut Danu, untuk mendapatkan program bantuan pupuk bersubsidi tidak bisa pribadi perorangan, namun harus berkelompok atau tergabung dalam kelembagaan petani. Dimana pupuk subsidi sudah dijatah sesuai kebutuhan petani yang pengajuannya melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) oleh kelompok tani setempat. Termasuk juga bantuan alat mesin pertanian (alsintan) hanya bisa diusulkan melalui Unit Usaha Pelayanan Jasa (UPJA) yang akan mengelola alsintan tersebut sehingga petani hanya mengeluarkan biaya jasa sewa sesuai kesepakatan tanpa harus membeli alsintan sendiri.

Menyikapi kondisi ini, Danu berharap pihak-pihak terkait bisa lebih mensosialisasikan kepada para petani mengenai pentingnya tergabung dalam kelompok tani untuk memudahkan pemerintah dalam upaya pembinaan para petani yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, masyarakat Kabupaten Banjar seperti di daerah Tungkaran dan Cindai Alus mengeluhkan terkait saluran pembuangan air atau drainase yang terhambat sehingga menyebabkan air meluber ke jalan raya.

“Mereka berharap pemerintah daerah melakukan normalisasi saluran drainase tersebut,” pungkasnya. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.