13 April 2021

Warga Kenanga Ulu RT. 14 Keluhkan Titian Ulin Yang Rusak Parah, Ini Tanggapan Dewan Kalsel

2 min read

Kondisi Titian Ulin di Kampung Kenanga Ulu RT. 14 Banjarmasin yang rusak parah.

BANJARMASIN – Warga Kampung Kenanga Ulu RT. 14 Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Timur mengeluhkan kondisi titian ulin (jembatan kecil) yang rusak parah. Salah satu warga, Jamhuri mengatakan sudah sejak lama kondisi titian ulin tersebut bergoyang dan banyak lobang disana-sini. Bahkan, menurutnya sudah ada warga yang menjadi korban tercebur ke sungai Martapura ketika melewati titian yang rusak tersebut. Selama ini, perbaikan titian ulin itu dilakukan seadanya melalui swadaya masyarakat. Warga kuatir jika kondisi tersebut dibiarkan berlarut-larut akan membahayakan bagi anak-anak kecil.

Ketika ditanya apakah sudah diusulkan ke Pemko Banjarmasin, Jamhuri mengaku tidak mengetahuinya. Tetapi ia mempertanyakan mengapa perbaikan secara permanen dilakukan hanya sampai titian di depan Museum Wasaka. Sementara titian di RT. 14 sampai sekarang masih belum diperbaiki.

“Kami berharap agar Pemko Banjarmasin bisa lebih memperhatikan dan memperbaiki titian yang panjangnya sekitar 300 meter tersebut,” katanya.

Sementara itu,  Anggota DPRD Kalsel asal dapil Kota Banjarmasin Fikri yang melakukan kegiatan reses di daerah tersebut berpendapat titian ulin yang rusak parah tersebut harus sesegera mungkin diperbaiki untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Politisi Partai Demokrat ini meyakini warga setempat sudah mengusulkan perbaikan titian tersebut melalui Musrenbang. Ia juga percaya Pemko Banjarmasin sudah menganggarkan perbaikan titian ulin tersebut, namun mengingat anggaran yang terbatas. Sehingga masih ada titian ulin yang belum diperbaiki sekitar 300 meter.

“Solusinya harus tambal sulam dulu. Diatasi hal yang krusial. Agar warga yang melintas di titian bisa aman. Kemudian diprogramkan kembali perbaikan secara maksimal seperti titian di arah Museum Wasaka,” sarannya.

Diketahui, sebagian besar titian ulin Kenanga Ulu sudah diperbaiki dan dicor oleh pemko Banjarmasin. Namun hanya sampai titian arah museum wasaka. Sedangkan sisanya masih ada titian ulin yang rusak parah sepanjang 300 meter yang belum diperbaiki. Padahal titian tersebut juga merupakan akses vital masyarakat sekitar. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.