Barito KualaNews

Pengadilan Negeri Marabahan Berkomitmen Untuk Bebas Korupsi

BARITO KUALA – Senin (18/2), bertempat di Aula PN Marabahan, Pengadilan Negeri Marabahan menyelenggarakan acara deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pengadilan Negeri Marabahan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Marabahan Dyan Martha Budhinugraeny, dihadiri oleh Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani bersama Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala Rahmadian Noor, dan Sekretaris Kabupaten Barito Kuala Abdul Manaf beserta seluruh pejabat lingkup pemerintah Kabupaten Barito Kuala antara lain Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala Hikmatullah, Kepala Kejaksaan Negeri Marabahan La Kanna, AKBP Mugi Sekar Jaya, Dandim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugiono, Ketua Pengadilan Agama Marabahan Rusdiana, Kepala Rutan Marabahan Moch Muhidin, dan Lembaga Bantuan Hukum ULM HM Erham Amin.

Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Marabahan dalam sambutannya bupati mengatakan kegiatan yang dilaksanakan merupakan langkah yang strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan dicanangkannya zona integritas akan lahir tunas-tunas integritas yang selanjutnya dapat memberikan pengaruh dan dampak positif bagi lingkungan.

Noormiliyani juga mengatakan pembentukan zona integritas merupakan langkah yang bagus dan strategis tapi hal tersebut harus dibangun bersama-sama.

“Itu langkah bagus, yang strategis tapi harus kita bangun bersama-sama, kebersamaan itu wajib supaya zona anti korupsi lebih harmonis,” jelas Noormiliyani

Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Marabahan Dyan Martha Budhinugraeny dalam sambutannya mengatakan, pencanangan pembangunan zona integritas ini merupakan wujud kesungguhan dari Pengadilan Negeri Marabahan untuk berkomitmen mencegah terjadinya korupsi di lingkungan Pengadilan Negeri Marabahan serta meningkatkan pelayanan publik bagi para pencari keadilan dan pengguna jasa pengadilan.

Martha juga mengatakan peningkatan pelayanan yang dilakukan pihaknya sudah dilakukan sebelum dilaksanakannya pencanangan zona integritas dan acara yang dilaksanakan pada hari ini (18/2) sebagai gong atau penanda.

“Sebenarnya sudah dimulai sebelum pencanangan pelayan-pelayanan kami seperti yang saya sampaikan disambutan, pelayanan yang dulu masih konvensional yang dimungkinkan ada pemberian rupa-rupa hadiah supaya urusan nya dipercepat, sekarang pelayanannya adalah pelayanan terpadu satu pintu jadi mulai dari proses awal sampai selesai nya produk bisa diambil disitu, itu dilakukan untuk meminimalis pelayanan yang penuh dengan KKN,” ucap Martha

Martha menambahkan pihaknya mempunyai aplikasi dari Makhamah Agung yang juga di terapkan oleh Pengadilan Negeri Marabahan yaitu sistem informasi penelusuran perkara yang sudah tersedia di website pengadilan marabahan.

“Kami punya aplikasi dari makhamah agung yang juga di terapkan di pengadilan negeri Marabahan yaitu sistem informasi penelusuran perkara jadi itu ada di website pengadilan negeri Marabahan tinggal ketik aj disitu dan nanti ada SIPP disitu, semua yang terkait dengan penangan perkara bisa melihat disitu seperti jadwal persidangan bahkan hasil putusan hal tersebut membuktikan pelayanan kami sekarang transparan dan akuntan,” pungkas Martha

Martha berharap Pengadilan Negeri Marabahan bisa meraih predikat wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani tentu saja harapan tersebut tidak hanya diatas kertas dan ucapan tetapi juga terlihat dari perilaku dan perbuatan aparat pengadilan negeri Marabahan dalam bidang pelayanan mendukung dengan di canangkannya pembangunan zona integritas. (TR01/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat