Barito KualaNews

Bupati Batola dan Keluarga Didatangi Petugas. Ada Apa Ya?

BARITO KUALA – Keluarga yang sehat adalah tujuan yang diperjuangkan oleh setiap Dinas Kesehatan yang ada di Indonesia begitu pula Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala yang terus berupaya melakukan pengumpulan data ke setiap masyarakat batola demi terciptanya keluarga sehat Indonesia dengan setara di Kabupaten Barito Kuala. Tak ketinggalan pula orang nomor satu di kabupaten ini.

Senin (18/2) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala bersama Puskesmas Marabahan melakukan pengumpulan data pendekatan keluarga di kediaman Bupati Kabupaten Barito Kuala dan dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Azizah Sri Widari.

Kepada Abdi Persada FM Azizah mengatakan pada (18/2) pihaknya melakukan pengumpulan data keluarga di kediaman Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani beserta suami Hadanuddin Murad.

“Pada hari ini kami melakukan pengumpulan data terhadap bapa Hasanuddin Murad dan ibu Noormiliyani yang merupakan Bupati Kabupaten Barito Kuala dan sudah dilakukan pengambilan data terdiri dari 12 indikator secara umum yang kami tanyakan termasuk kalau ada ibu hamil dalam keluarga, keikutsertaan dalam BPJS,  kepemilikan akses air bersih dan jamban sehat,” jelas Azizah

Azizah menambahkan program ini merupakan program yang sudah lama dijalankan, karena ada proses kebetulan di puskesmas Marabahan baru dijalankan pada tahun 2019 untuk kecamatan marabahan sebenarnya di kecamatan lain sudah dimulai pada tahun 2017 dan seluruh Indonesia wajib melakukan hal tersebut.

Untuk diketahui Program Indonesia Sehat telah disepakati adanya 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga. Kedua belas indikator utama tersebut adalah sebagai berikut.

Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif, balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan, penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar, penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur, penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan, anggota keluarga tidak ada yang merokok, keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), keluarga mempunyai akses sarana air bersih, keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat. (TR01/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat