12 April 2021

2.300 Narapidana, Terancam Tak Dapat Gunakan Hak Pilihnya

1 min read

Komisioner KPU Kota bersama Napi, usai kegiatan sosialisasi.

BANJARMASIN – Dari hasil sosialisasi KPU Kota Banjarmasin ke warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Teluk Dalam, ternyata dari 2 ribu 600 orang, hanya 300 Napi yang bisa memberikan hak suaranya pada Pemilu Tahun 2019.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin Gusti Makmur kepada wartawan mengatakan, berdasarkan presentase maka hanya 12 persen saja Narapidana yang terdaftar KPU, sehingga ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, supaya para Napi bisa menggunakan hak pilihnya.

“Para Napi yang belum terdaftar, dikarenakan tidak semuaya memiliki data diri berupa KTP, sehingga pihaknya harus berkoordinasi lagi dengan Disdukcapil Kota Banjarmasin,” katanya.

Sementara itu salah seorang warga binaan Suprianto menilai, kegiatan  sosialisasi dari KPU sangat bermanfaat, mengingat tidak semua warga binaan  paham terhadap system pencoblosan pada pemilu, apalagi sekarang pertama dilakukan secara serentak memilik Presiden dan Wakilnya.

“Meski sedang menjalani hukuman, namun tidak menghilangkan hak mereka sebagai warga Negara yang harus tetap memilih,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti ratusan warga binaan yang begitu serius mengamati komisioner KPU lain yakni Rahmiyati, tentang cara pencoblosan, serta wajib ke tempat pemungutan suara di LP Teluk Dalam, karena sudah disediakan sebanyak 9 TPS, pada 17 April mendatang. (NHF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.