NewsProvinsi Kalsel

Puluhan Wartawan Ikuti Sosialisasi Pemilu

BANJARMASIN – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap suksesnya penyelenggaraan Pemilu serentak, khususnya di provinsi Kalimantan Selatan, sebanyak 60 orang wartawan dari media cetak, eletronik dan online di provinsi Kalsel mengikuti sosialisasi pemilu yang disenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (14/2).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Adi Santoso, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, Komisioner Bawaslu Kalsel, Erna dan di moderatori Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi.

Gubernur Kalsel dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, Ir Faturahman, mengatakan, sosialisasi pemilu bagi wartawan ini sangat penting dan strategis, apalagi di era demokrasi yang makin terbuka dewasa ini. Dengan tema “Melalui sosialisasi dengan wartawan kita jalin koordinasi untuk sukses pemilu serentak tahun 2019”, menjadi sangat relevan dengan upaya semua pihak terkait untuk meraih sukses dalam penyenggaraan pemilu tahun ini. Seperti diketahui, bahwa setiap pemilu adalah pesta demokrasi, dimana sebagai warga negara diwajibkan menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin berdasarkan hati nurani kita.

“Marilah kita menjadi pemilih cerdas yang pada akhirnya dapat melahirkan pemimpin yang dapat memberikan solusi dari setiap permasalahan yang sedang dan akan dihadapi oleh Bangsa Indonesia,” ajaknya.

Gubernur juga berharap agar media tetap berkomitmen menjaga netralitas jurnalis dalam memberikan informasi dan berita kepada masyarakat.

“Jangan sampai media kita terbelah dan saling menyerang. Marilah kita bangun demokrasi yang berdaulat dan bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di Banua kita,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur mengajak rekan media agar menjadi pelopor dalam memberikan, menggunakan dan menerima informasi, baik di media cetak, media elektronik atau media sosial, terutama dalam memerangi penyebaran berita tidak benar atau hoax. Dimana hoax merupakan usaha untuk menipu dan mengakali pembaca/pendengarnya supaya mempercayai sesuatu. Padahal sang pencipta berita palsu itu mengetahui bahwa berita itu palsu. Terlebih dengan akan diselenggarakannya Pemilu 2019 ini.

“Marilah kita bersama-sama untuk lebih berhati-hati dalam menerima pesan atau informasi yang beredar dalam media sosial,” katanya.

Diharapkan media menjadi duta dalam menyajikan informasi-informasi yang akurat, terpercaya dan bisa menyejukkan bagi masyarakat Banua. Sehingga sukses pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2019 bisa terwujud seperti yang diharapkan bersama.

Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Adi Santoso mengungkapkan ada empat sasaran kegiatan sosialisasi Pemilu yang dilaksanakan oleh pihaknya.

“Angkatan pertama dilakukan pada hari ini, sebanyak 60 wartawan. Kemudian nanti akan dilakukan kepada ASN, pemilih pemula serta kelompok penyandang disabilitas,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu 2019 nanti. (NRH/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat