BanjarmasinNewsProvinsi Kalsel

Gelar UMKM Summit Dan UMKM Expo, APINDO Undang 1.000 UMKM Se Kalsel

BANJARMASIN – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merupakan gabungan para pengusaha besar, yang bergerak pada sejumlah sektor usaha. Diantaranya sektor perhotelan, migas, biro perjalanan,  serta sejumlah sektor lainnya yang terbilang beromset besar. Namun ternyata, APINDO tidak melulu mengurusi para anggotanya saja, tetapi juga saudaranya yang bergerak disektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).

Hal itu salah satunya diperlihatkan APINDO Kalsel, dengan menggelar UMKM Summit dan UMKM Expo tahun 2019 ini. Tepatnya pada 8 – 9 Maret 2019 mendatang, di gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin. Rencananya, APINDO Kalsel akan mengundang menteri koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Selain itu, menurut ketua DPP APINDO Kalsel Supriadi, pihaknya juga akan mengundang salah satu pusat perbelanjaan yang pihaknya undang ke acara ini, dan mereka dapat memperlihatkan produknya secara gratis. Bahkan mereka juga berkesempatan, untuk bertatap muka langsung dengan perusahaan startup Bukalapak dan GoJek, untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana caranya memasarkan produk secara online. Dan jika perlu langsung menjalin kerjasama dengan keduanya. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi UKM tidak dipungut biaya untuk ini,” jelasnya kepada wartawan pada Kamis (14/02).

Hingga saat ini, menurut Supriadi, sudah ada 300 UKM yang memastikan hadir pada kegiatan tersebut, khususnya UMKM Expo 2019. Diantaranya UKM sektor makanan, kerajinan tangan serta sektor lainnya.

“UKM yang sudah menyatajan kesediaannya untuk hadir, adalah dari kabupaten Kotabaru, Batola, Hulu Sungai Utara, Tabalong dan kabupaten Banjar. Sementara dari kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan, masih dalam tahap konfirmasi,” tambahnya.

Selain menggelar dua acara besar sekaligus, APINDO juga memberlakukan zona wajib Sasirangan pada setiap even atau kegiatan yang digelarnya. Tujuannya adalah sebagai bentuk dukungan kepada para pengrajin Sasirangan di Kalsel, juga sebagai wujud rasa cinta kepada produk kain khas asal Kalimantan Selatan tersebut. (RIW/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat