BanjarbaruNewsProvinsi Kalsel

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Lemahkan UMKM

BANJARBARU – Kenaikan harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar terus di keluhkan berbagai pihak. Keluhan kali ini datang dari ikatan wanita pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalimantan Selatan.

IWAPI yang merupakan wadah bagi pengusaha skala mikro, kecil dan menengah ini tentu sangat merasakan dampak dari melambungnya harga transportasi udara ini, ditambah lagi dengan kebijakan bagasi berbayar yang menjadi tantangan terberat dalam 2 bulan terakhir ini.

“Pengusaha IWAPI kan berkisar pada mikro, kecil hingga menengah, dan rata-rata dari mereka bergerak pada sektor oleh-oleh, sehingga penurunan angka pembeli oleh-oleh ini sangat terasa,” terang ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Shinta Laksmi Dewi (10/2).

Lebih lanjut Laksmi Dewi berharap kebijakan ini segera dikaji ulang, sehingga pelaku usaha ini segera bangkit, karena menurutnya apabila keadaan ini terus berlarut, maka bukan tidak mungkin banyak produk UMKM yang kadaluarsa karena kurangnya pembeli.

“Produk UMKM kan banyak yang tidak pakai pengawet, bukan tidak mungkin akan jadi produk kadaluarsa, karena saat ini saja pelemahan UMKM ini sudah mencapai 50 persen, ” ujarnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini Iwapi Kalimantan Selatan sudah mempunyai 360 anggota dari 13 kabupaten/kota se-kalimantan Selatan.

Diakui Laksmi Dewi selama 2 tahun  kepemimpinannya, anggota IWAPI yang kebanyakan bergerak pada industri makanan dan kain sasirangan ini terus mengalami peningkatan baik dari jumlah pelaku usaha maupun jumlah produk yang dihasilkan, dan saat ini lanjut Dewi sudah mulai meningkat pada kualitas kemasan dan kualitas produk.

“IWAPI terus membantu anggota  dari segi pemasaran seperti pengenalan digitalisasi marketing, selain itu juga kami bantu melalui dana CSR, dan kemudahan sertifikasi halal,” pungkasnya. (ASC/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat