Barito KualaNews

Pendidikan Salah Satu Prioritas Pemerintah Batola

BARITO KUALA –  Di Kalimantan Selatan pendidikan merupakan salah satu prioritas yang memang harus diutamakan untuk membentuk karakter generasi bangsa,  dan daerah Kabupaten Barito Kuala melakukan hal itu.

Hal tersebut terlihat di acara Workshop bedah Kurikulum Paud 2013 yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Barito Kuala bertempat di Aula Serbaguna Kabupaten setempat,  Senin (11/2).

Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala Sumarji mengatakan globalisasi telah menembus batas-batas ruang dan waktu, dinamika yang demikian cepat pada bidang teknologi dan informasi menuntut tindakan antisipasi dan adaptasi yang tepat.

Perkembangan sosial budaya teknologi telah membawa kehidupan siswa dalam tahapan kehidupan yang lebih cepat dari usia, subtansi suatu kurikulum adalah program pendidikan yang bertujuan membentuk siswa berkarakter, bertanggung jawab, pantang menyerah, dan tertanam jiwa nasionalisme, suka atau tidak kurikulum 2013 menjadi pedoman pendidikan di tanah air dan penerapannya menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru yang mewujudkan cita-cita pendidikan.

Disela membacakan sambutan Sumarji juga mengatakan anak-anak zaman sekarang sangat cepat memahami gadget dan hal tersebut bisa mempengaruhi karakter anak.

“Mereka cepat paham mengenai gadget maka dari itu para orangtua harus mengawasi hal tersebut agar tidak merubah karakter anak karena ada beberapa konten negatif yang muncul dengan sendirinya,” ucap Sumarji

Sementara itu Bunda Paud Kabupaten Barito Kuala Saraswati Dwi Putranti mengatakan Pendidikan di Indonesia masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional maka dari itu pembangunan pendidikan masih menjadi prioritas termasuk juga di Kabupaten Barito Kuala sesuai dengan salah satu misi dari Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani dengan menetapkan Pendidikan sebagai salah satu prioritas dengan tujuan meningkatkan kualitas ketaqwaan, Kesehatan, dan sumber daya manusia yang profesional.

Untuk diketahui acara workshop bedah Kurikulum 2013 Paud bertema “Bengkel Belajar Bersama Penyusunan Perangkat Pembelajaran Dengan Mengangkat Kearifan Lokal”, acara ini juga di ikuti oleh 875 peserta yang berasal dari 411 lembaga se-Kabupaten Barito Kuala. (TR01/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat