2 Maret 2021

Mogok Bayar Retribusi, PD Pasar Kehilangan Potensi Pendapatan

2 min read

Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar Rusdiansyah saat di wawancarai.

BANJAR – Sedikitnya 400 pedagang Pasar Ahad Kertak Hanyar mogok membayar retribusi akibat maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bahu jalan Pemurus Kartak Hanyar Kabupaten Banjar.

Ini adalah salah satu bentuk protes para pedagang pasar Ahad atas keberadaan para PKL yang berjualan di bahu jalan Pemurus yang berdekatan dengan pasar Ahad, sehingga berakibat menurunnya omset mereka.

Dengan mogoknya para pedagang pasar Ahad untuk membayar retribusi dari tanggal 1 – 5 Februari lalu, pihak PD Pasar telah kehilangan potensi pendapatan dan tentunya akan mengganggu dengan pendapatan daerah.

Demikian yang disampaikan Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah Kepada Sejumlah Wartawan, Rabu (6/7) siang saat dirinya menghadiri dengar pendapat di gedung DPRD Banjar, di sampaikan Rusdi untuk satu pedagang pasar ahad, mereka diwajibkan membayar retribusi 3000 rupiah perharinya, sehingga kalau dikalkkulasi sebesar 1,2 juta rupiah perharinya PD Pasar kehilangan Potensi pendapatan.

Rusdi mengatakan para pedagang pasar Ahad menginginkan para PKL tersebut bisa di tertibkan dan mau bergabung ke pasar ahad dengan fasilitas yang disediakan oleh pemkab sehingga mereka mau membayar kembali retribusi tersebut.

” Untuk solusi kedepanya kemungkinan pihak kami akan duduk bersama melakukan koordinasi baik dengan pihak satpol pp maupun Dinas perdagangan untuk pembentukan Satgas penertiban PKL  dan ini tidak hanya untuk Pasar ahad saja namun untuk semua pasar yang ada di Kabupaten Banjar,” kata Rusdi.

Sementara di tempat terpisah salah seorang perwakilan pedagang Pasar Ahad Surjani, Kamis (7/2) pagi saat disambangi Abdi Persada Fm mengakui dalam beberapa hari yang lalu para pedagang pasar ahad sepakat untuk tidak membayar retribusi kepada pihak pengelola PD Pasar Bauntung Batuah,  karena masih maraknya para PKL berjualan di bahu jalan pemurus tersebut, namun saat ini dirinya melihat langsung sudah adanya tindakan penertiban dari Satpol PP Banjar terkait dengan keluhan mereka.

Surjani pun menyambut baik atas tindakan ini, dirinya juga mempersilahkan bagi para PKL yang ingin bergabung berjualan di lokasi pasar ahad di lantai 2 asal jangan berjualan di bahu jalan karena berpengaruh terhadap omset mereka yang ada didalam pasar ahad khusus dilantai 2, Surjani berharap tindakan penertiban ini bisa berlanjut.

” Kami mempersilahkan saja bagi para PKL yang berjualan di jalan bergabung di lantai 2, kami tidak mempermasalahkan karena disini masih ada tempat-tempat yang kosong, mari  sama-sama mencari rezeki di tempat ini, soal rezeki tuhan yang mengatur,” ujar Surjani

Ketika di temui Reporter Abdi Persada Fm, Manager Area 4 Pasar Ahad Kertak Hanyar PD Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar Isnawati membenarkan adanya mogok pembayaran retribusi oleh pedagang pasar Ahad selama lima hari dari tanggal 1 –  5 Februari kemarin. Namun menurut Isna dengan adanya penertiban yang di lakukan pihak Satpol PP Banjar, Para pedagang Pasar Ahad mau kembali membayar retribusi sejak tanggal 6 Februari kemarin.

“Saya  menghimbau kepada para PKL yang berada di bahu jalan Pemurus agar mau bergabung ke pasar ahad di lantai 2 karena para pedagang dilantai 2 tersebut terbuka untuk menerima para PKL tersebut,” himbau Isna.

Menurut Isna hingga saat ini para PKL tersebut tidak ada yang bergabung padahal pihaknya mempersilahkan. Isna pun menyampaikan pihaknya maupun satpol pp Banjar dan Disperindag Banjar terus lakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap PKL  tersebut. (AF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.