Barito KualaNews

Bawaslu Batola Tertibkan 30 APK Yang Menyalahi Aturan

BARITO KUALA – Tahun 2019 merupakan tahun politik yang dipenuhi oleh kampanye dari tiap Partai Politik yang mengikuti pesta demokrasi pada tahun ini.

Mulai dari Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk, baliho dan atribut-atribut lain yang sudah banyak terpasang di sepanjang jalan, namun terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye ini masih ada saja beberapa Partai Politik yang kurang tepat memasang Alat Peraga Kampanye miliknya, maka dari itu pihak Bawaslu sebagai pengawas pemilu selalu bekerja dan memeriksa tiap Alat Peraga Kampanye yang terpasang untuk di beritahukan ke Partai Politik yang terkait.

Kepada Abdi Persada FM Koordinator Divisi Pengawasan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Barito Kuala Ahdi Hanafiah mengatakan dari awal ditetapkan masa kampanye sampai saat ini ada beberapa pelanggaran terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye.
“Dari awal masa kampanye sampai sekarang kami menemui banyak pelanggaran atau kesalahan oleh beberapa Partai Politik mengenai pemasangan APK, namun dengan Koordinasi yang baik, antar pihak yang bersangkutan keadaan pemasangan bisa di benahi, tetapi ada juga beberapa yang tidak merespon dengan begitu APK mereka kami tertibkan atau amankan sampai pihak yang bersangkutan mengambilnya,” jelas Ahdi

Ahdi menambahkan dari 120 APK yang melakukan kesalahan pemasangan hanya ada 30 APK yang ditertibkan.

“Dari 120 APK yang ada hanya 30 APK yang kami tertibkan, karena 2 hari sebelum penertiban kami sudah melakukan koordinasi ke pihak terkait untuk melakukan perbaikan dalam pemasangan dan hak tersebut di tanggapi dengan baik oleh pihak-pihak terkait,” terang Ahdi

Abdi juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan kampanye yang dilakukan oleh tiap Partai Politik yang terdaptar dalam pemilu tahun ini karena masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui visi dan misi yang dicanangkan oleh tiap-tiap parpol atau caleg terkait, dan perlu diingat masyarakat juga harus tahu aturan saat mengikuti kegiatan kampanye dengan tidak berbuat anarkis dan memancing keributan.
(TR01/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat