BanjarmasinNews

Dewan Banjarmasin Meminta Penyuluhan Tentang DBD Harus Gencar

BANJARMASIN –  Saat ini curah hujan semakin tinggi otomatis memudahkan perkembangbiakan nyamuk Aides Aigepty penyebab Demam Berdarah Dengue. Meski pada dasarnya nyamuk sudah ada sejak musim kemarau, namun jumlahnya masih sedikit karena nyamuk itu tidak menemukan tempat untuk menetaskan jentik-jentiknya.

Terkait hal ini,  anggota Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Mathori kepada wartawan menjelaskan, saat musim hujan inilah, banyak tempat genangan sehingga nyamuk dapat menetaskan telurnya dengan mudah. Dengan demikian Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin harus rutin memberikan penyuluhan ke semua lapisan masyarakat, tidak hanya di pemukiman padat penduduk, rumah elitpun juga harus disasar, dalam rangka memberantas sarang nyamuk.

“Dalam sosialisasi tidak hanya Ketua RT dilibatkan, namun juga tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ucap Mathori.

Lebih lanjut Politisi PKS ini berharap, para masyarakat akan rutin melakukan 4M yakni Menguras tempat yang sering dijadikan penampungan air seperti bak mandi, ember air, kemudian Menutup rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, selanjutnya Mengubur  barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, dan Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dwi Atmi menjelaskan, saat ini memang terjadi peningkatan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue alias DBD, yakni berdasarkan Data Dinkes, jumlah penderita DBD pada Januari 2019 ini tercatat, 7 kasus DBD dan 1 orang pasien meninggal dunia. Sedangkan Jumlah penderita Januari Tahun 2018 tahun lalu hanya 3 kasus. Dengan terjadi kenaikan ini maka banyak masyarakat menginginkan dilakukan Fogging, padahal Fogging bukanlah solusi yang tepat, karena itu pengasapan menggunakan pestisida murni hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, tidak pada jentik jentiknya.

“Fogging bukanlah solusi, dalam waktu singkat, jentik itu jadi nyamuk dewasa dan berkembang biak lagi,” kata Atmi.

Dirinya menilai, cara yang benar dan terbaik masyarakat rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal dari genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk,

kemudian kalau ada anggota keluarga yang terkena demam tinggi, segera dibawa berobat jangan dibiarkan dengan hanya meminum obat di rumah saja. (NHF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat