BanjarbaruNewsProvinsi Kalsel

Gubernur : Arsip Bagian Dari Sejarah, Jangan Sepelekan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, memberikan penghargaan tertib arsip kepada 3 SKPD dengan nilai kinerja sangat baik.

Penghargaan ini diberikan disela-sela apel gabungan awal bulan februari, Senin, (4/2) pagi, di halaman sekretariat daerah provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, yang bertindak sebagai inspektur upacara pada apel gabungan tersebut, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel Nurliani Dardie, kepada 3 penerima penghargaan yaitu Inspektorat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam amanat Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang dibacakan Sekretaris Daerah Abdul Haris Makkie, mengucapkan selamat kepada 3 SKPD penerima penghargaan tersebut, serta menyampaikan tertib arsip merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengembangkan organisasi.

“Arsip bukan hanya bahan bacaan, dan bukan pula sebagai dokumen tidak terpakai, tetapi arsip merupakan bagian dari cerita dan sejarah dari perjalanan sebuah organisasi,” ucap Abdul Haris

Selain itu, dalam amanat tersebut juga disampaikan, arsip juga bisa menjadi dokumen yang sangat penting di masa mendatang, terutama pada saat berhadapan dengan hukum, yang memerlukan bukti atau dokumen sebagai pembuktian pada persoalan hukum tersebut.

“Mari bersama-sama untuk tidak menyepelekan hal-hal yang terkait dengan dokumen-dokumen kearsipan tersebut,” imbau gubernur dalam sambutannya.

Sementara itu, kepada abdi persada FM, Inspektur Provinsi Kalimantan Selatan Awi Sundari, saat ditemui usai apel gabungan awal bulan, menyampaikan bahwa tidak menyangka mendapatkan penghargaan sebagai SKPD dengan nilai tertinggi tertib arsip.

Dirinya mengatakan hanya melakukan seperti yang seharusnya sebagai pegawai untuk mengelola arsip.

Diakui Sundari dirinya juga terus memberikan motivasi kepada petugas pengelola arsip beserta jajaran untuk melakukan pengelolaan dengan baik, sehingga dokumen yang penting terutama pada hasil dari pemeriksaan juga dapat tersimpan dengan baik.

“Arsip kan ada dua macam yaitu arsip statis dan dinamis, sesuai dengan retensi arsip, nantinya dinas perpustakaan dan kearsipan yang menentukan mana yang bisa di musnahkan dan mana yang tetap harus di amankan,” pungkasnya. (ASC/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat