3 Maret 2021

Irigasi Riam Kanan Akan Di Keringkan

2 min read

Pejabat Pembuat Komitemen (PPK) OP Irigasi Riam Kanan, Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Herry Ade Permana.

BANJARBARU – Selama 22 hari sejak tanggal 7  hingga 28 Februari 2019 akan di lakukan Pengeringan dan Pemelihraan Saluran Derah Irigasi Riam Kanan. Hal ini disampaikan saat Konferensi Pers yang di selenggarakan PDAM Intan Banjar bersama sejumlah Insan Pers, Kamis (31/1) pagi di Aula Intan lantai III PDAM Intan Banjar di Banjarbaru.

Konferensi Pers yang mendatangkan Pejabat Pembuat Komitemen (PPK) Operasional Pemeliharaan Dinas PUPR Kalsel Herry Ade Permana, dan juga Kepala UPT PAM Banjar Bakula Nazamuddin Al Haedar untuk memaparkan Teknis Pengeringan dan Pemeliharaan tersebut.

Kepada Sejumlah Wartawan Dirktur Teknis Said Umar usai kegiatan mengatakan untuk Pengeringan dan Pemeliharaan ini, pihaknya bekerjasama dengan pihak Banjar Bakula agar dapat mensuplay air secara optimal ke PDAM Intan Banjar selama masa Pengeringan dan Pemeliharaan.

“Untuk air baku PDAM Intan Banjar yang tadinya di ambil dari irigasi Riam Kanan sebanyak 170 liter perdetik sekarang pengambilannya melalui PAM Banjar Bakula selama masa Pengeringan dan Pemeliharaan, dan ini sudah pernah di lakukan oleh pihak PDAM Intan Banjar sebelumnya,” kata Said.

Lebih lanjut Said menambahkan memang dengan Pengeringan dan Pemeliharaan ini berdampak pada pelanggan yang ada di Kota Martapura dan juga Banjarbaru. Namun pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Banjar Bakula agar pelanggan  diharapkan tetap mendapat distribusi air bersih seperti biasa.

“Memang ada kurang lebih 36 ribu pelanggan yang akan terdampak dengan kegiatan ini Seperti daerah Banjarbaru utara, Banjarbaru Selatan,  Guntung Payung, Guntung Manggis, Martapura Kota, Martapura Timur, Karang Intan, Cempaka, Trikora, Sungai Ulin, sebagian Landasan Ulin dan Sebagian Martapura Barat,” jelasnya.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitemen (PPK)  Operasional Pemeliharaan Dinas PUPR Provinsi Kalsel Herry Ade Permana mengatakan Pengeringan dan Pemeliharaan Saluran Daerah Irigasi dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri PU No. 12 Tahun 2015 tentang Eksploitasi Pemeliharaan Irigasi.

Berdasarkan ini pula  Herry menjelaskan pihaknya telah mengumumkan pada tanggal 10 Januari 2019 yang lalu agar dilakukan pengeringan dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Riam Kanan yang di mulai dari tanggal 7 – 28 Februari 2019. Menurut Herry sepatutnya irigasi harus di bersihkan setiap tahunnya secara berkala, karena bertujuan untuk mendeteksi kerusakan infrastruktur dan perbaikan infrastruktur serta menjaga ketersediaian debit air dengan maximal seperti pengangkatan gulma dan perbaikan dinding-dinding tanggul yang rusak.

“Berdasarkan kesepakatan Komisi Irigasi untuk kewenangan pengeringan itu mutlak ada di Komisi Irigasi provinsi dan kabupaten berdasarkan  peraturan menteri PU RI momor 17/2015,” jelasnya.

Lebih jauh Herry menjelaskan 24  km pengeringan dan pemeliharaan sepanjang 24 KM di bagi beberapa segmen. Segmen pertama akan dilakukan sepanjang 5 Km, segmen dua sepanjang 11 Km dan segmen 3 sepanjang 8 KM, dan pihaknya akan menurunkan peralatan atau armada di setiap segmenya dengan harapan agar cepat selesai sesuai yang di jadwalkan. (AF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.