13 April 2021

Gatot Datang, Paman Birin Resmi Pimpin FORKI Kalsel

2 min read

Ketua umum PB FORKI (tengah jas hitam) berfoto bersama ketua FORKI Kalsel periode 2018 - 2022 (duduk bertopi) dan para pengurus FORKI Kalsel serta unsur SKPD Kalsel.

BANJAR – Dualisme kepemimpinan di tubuh Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan akhirnya terjawab sudah, dengan kedatangan ketua umum PB FORKI Gatot Nurmantyo pada Rabu sore (30/01) di desa Kiram kabupaten Banjar. Bukan tanpa alasan, kedatangan orang nomor satu di tubuh organisasi olahraga karate Indonesia itu, untuk mengukuhkan sekaligus melantik pengurus FORKI Kalsel periode 2018 – 2022, dengan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sebagai ketuanya. Dengan adanya pengukuhan dan pelantikan langsung oleh ketua PB FORKI ini, maka dipastikan Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalsel) adalah ketua FORKI Kalsel yang sah, hingga 4 tahun ke depan.

Menanggapi pelantikan dan pengukuhan pengurus FORKI Kalsel periode 2018 – 2022 ini, Paman Birin mengaku siap menjalankan tugas baru tersebut dengan harapan dapat melahirkan atlet – atlet mumpuni selama masa kepemimpinannya.

“Target saya adalah untuk membina para atlet agar dapat menunjukkan potensinya secara maksimal. Soal prestasi, biar para pelatihnya yang menargetkan, karena mereka yang paling tahu kemampuan atlet,” jelas gubernur yang juga pemegang sabuk hitam DAN 6 itu.

Karena itulah menurut Paman Birin, pihaknya menargetkan untuk memasukkan olahraga karate ke dalam lingkungan sekolah, melalui program ekstra kurikuler.

“Untuk tujuan ini, kita masih harus menunggu dukungan dari dewan provinsi dan sejumlah unsur lainnya, agar keinginan ini dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, ketua umum PB FORKI Gatot Nurmantyo mengaku bangga, ada seorang gubernur yang mau memimpin organisasi karate, ditengah kesibukannya mengurus pemerintahan.

“Saya tidak tawar-tawar lagi ketika mendengar bahwa gubernur Kalsel bersedia menjadi ketua FORKI, dan bersedia hadir pada pengukuhan dan pelantikan hari ini (Rabu). Saya hanya menawar waktunya saja, tapi masih di hari yang sama,” jelas Gatot dalam sambutannya usai mengukuhkan dan melantik pengurus FORKI Kalsel, dan disambut dengan tepuk tangan dari para tamu serta undangan.

Soal dualisme kepemimpinan yang sempat terjadi di tubuh FORKI Kalsel, Gatot meyakinkan, dengan kehadiran dirinya mengukuhkan dan melantik pengurus FORKI kubu Paman Birin, maka hal itu sudah menjadi jawaban bagi persoalan tersebut.

“Saya harap tidak akan ada lagi persoalan setelah adanya pengukuhan dan pelantikan secara resmi hari ini (Rabu), sehingga FORKI dapat bersatu dan bersama -sama memajukan prestasi olahraga karate ini kedepannya. Apalagi karate ditargetkan masuk olahraga yang dipertandingkan pada Olimpiade 2020 di Jepang,” jelasnya kepada wartawan.

Sebelumnya, polemik soal siapa yang memimpin Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan, akhirnya terjawab sudah.  Hal itu seiring dengan keluarnya surat FB FORKI nomor 128/KPTS/PB FORKI/KU/I/19, tentang susunan kepengurusan FORKI Kalsel 2018 – 2022. Surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PB FORKI Gatot Nurmantyo, dan Sekretaris Jenderal Lumbon Sianipar itu menyebutkan, bahwa Ketua Umum dijabat Sahbirin Noor. Selanjutnya dalam kepengurusan itu juga ada ketua harian, sekretaris, bendahara beserta wakil wakilnya, begitu juga  sejumlah bidang.  Mulai bidang organisasi, pembinaan, dana, hukum, litbang, pertandingan, perwasitan dan humas. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.