BanjarbaruNews

Pemko Banjarbaru Data PKL Sungai Ulin

BANJARBARU – Pedagang kaki lima atau PKL adalah istilah untuk menyebut penjaja dagangan yang melakukan kegiatan komersial di atas daerah milik jalan yang diperuntukkan untuk pejalan kaki.

Selasa (29/1) siang, Dinas Perdagangan kota Banjarbaru bersama Satpol PP Kota Banjarbaru,  melakukan pendataan terhadap PKL di kawasan Sungai Ulin Banjarbaru.  Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Ketertiban Pasar dan PKL Dinas Perdagangan Banjarbaru M. Agus Adrian di dampingi Penyidik PNS Satpol PP kota Banjarbaru Yanto Hidayat.

Setelah melalukan pendataan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan kelurahan setempat mengenai perencaan untuk memberdayakan para PKL yang ada dikawasan Sungai Ulin tersebut.

Saat melakukan koordinasi dengan Lurah Sungai Ulin Muhammad Farhani, pihak kelurahan memberikan tanggapan positif dan setuju dengan beberapa masukan yang di ajukan oleh Penyidik PNS Satpol PP Yanto Hidayat dan Kabid Ketertiban Pasar dan Pemberdayaan PKL Dinas Perdagangan kota Banjarbaru M. Agus Adrian ini.

Kepada Abdi Persada FM Agus mengatakan kegiatan pendataan yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk menata kota Banjarbaru dan memberdayakan para PKL yang sudah terdata.

“Kami mendata Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk memetakan kawasan-kawasan yang digunakan oleh PKL, tujuan kami untuk menata kota Banjarbaru agar menjadi lebih baik dan juga memberdayakan para PKL yang ada,” ucap Agus

Agus juga mengatakan hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya bersama Kelurahan Sungai Ulin mengenai penataan PKL Durian yang ada di kawasan Sungai Ulin disambut baik.

“Kami tadi melakukan koordinasi mengenai PKL Durian, tahun ini adalah tahun panen Durian dan itu sangat baik karena memberikan dampak ekonomi yang baik pada para pedagangan namun juga berdampak kepada kebersihan lingkungan karena para PKL kurang memperhatikan kebersihan dan juga menganggu pengguna jalan maka dari itu kami melakukan koordinasi kekeleruahan bersama Satpol PP,” pungkas Agus

Agus berharap kedepannya penataan terhadap PKL bisa lebih baik lagi dan para PKL bisa berdagang di tempat yang semestinya agar tidak menganggu orang lain dan tidak menggangu mereka sendiri sebagai pedagang dalam artian tidak mendapat teguran dari pengguna jalan saat berdagang. (TR01/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat