2 Maret 2021

Begini Cara SDIT Ukhuwah Antisipasi Peculikan Anak Didik

2 min read

Ilustrasi penculikan anak.

BANJARBARU – Akhir-akhir ini masyarakat di Kalsel dihebohkan dengan terjadinya dua kasus penculikan anak. Satu kasus penculikan terjadi di Kota Banjarbaru yang menimpa seorang pelajar SMP. Kasus lainnya adalah penculikan terhadap seorang anak SD di Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Peristiwa tersebut membuat resah berbagai kalangan. Hal ini turut pula menjadi perhatian tersendiri bagi pihak sekolah dan orang tua. Lembaga pendidikan turut memegang peran guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada para siswanya.

Ketika diwawancara Abdi Persada FM melalui telepon dalam Program “Topik Kita Hari Ini”, edisi Selasa (29/1), Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ukhuwah Banjarmasin, Jamilah mengatakan pihaknya sudah menerapkan langkah antisipasi tersendiri dengan terjadinya kasus penculikan anak. Lantaran beberapa tahun yang lalu, di sekolah tersebut hampir terjadi penculikan terhadap siswa tapi bisa digagalkan.

Menurutnya, berkaca dari pengalaman tersebut, pihaknya meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengawasan, perlindungan serta pengamanan di lingkungan sekolahnya, diantaranya dengan memasang cctv, pengamanan sekuriti, guru piket harus bertemu langsung dengan para penjemput anak sebelum membawa mereka pulang ke rumah. Hal yang penting, lanjut Jamilah, pihak sekolah harus memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak sembarangan berinteraksi dengan orang yang dikenal serta menggelar sosialisasi dengan mengundang aparat kepolisian sebagai nara sumber.

“Kami juga membuat id card penjemputan yang memakai barkode sehingga hanya orang tua atau wali murid yang memiliki kartu tersebut yang bisa menjemput anaknya ke dalam halaman sekolah yang tertutup pagar,” katanya.

Demi keamanan, Jamilah menilai perhatian orang tua terhadap anak sangat penting terutama saat penjemputan kepulangan siswa. Karena penculikan anak ini bisa terjadi dikarenakan kelengahan orang sekitar ketika anak pulang sekolah.

“Sehingga sesibuk apapun orang tua harus meluangkan waktu untuk memperhatikan anaknya dan selalu menjalin komunikasi dengan pihak sekolah,” harapnya. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.