1 Maret 2021

Kelola Lingkungan, Baramarta Raih Proper Biru

2 min read

Direktur PD Baramarta, Teguh Imanullah.

BANJAR – Kementrian Lingkungan Hidup telah melaksanakan program lingkungan yang diberi nama PROPER atau Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Proper didesain untuk mendorong penataan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, yang ditandai label Biru, Hijau dan Emas yang artinya perusahaan tersebut mempunyai reputasi atau citra yang baik terhadap pengelolaan lingkungan. Sedangkan label Merah dan Hitam menunjukan reputasi atau citra buruk  bagi perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan.

Salah satu perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Banjar yang masuk dalam penilaian Proper yakni PD Baramarta yang bergerak dibidang pertambangan, yang telah mendapatkan  Anugerah  Penghargaan Proper Peringkat Biru oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup RI beberapa waktu yang lalu.

Direktur PD Baramarta Teguh Imanullah didampingi Humas Baramarta Haris Ardjan  mengatakan dirinya sangat bersyukur dapat memperoleh kembali Penghargaan Proper biru, menurut Teguh beberapa tahun yang lalu pihaknya juga pernah mendapatkan Proper Biru ini, tetapi pada tahun yang lalu predikat ini tidak bisa diperoleh, namun berkat kerjasama rekan-rekan kerja dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar melalui pembinaan Dinas Lingkungan Hidup kami mampu meraih kembali Proper Biru ini.

“Dari pembinaan yang dilakukan sehingga terdapat perubahan-perubahan dan perbaikan terhadap lingkungan hidup, dan Alhamdulillah dapat meraih kategori peringkat biru kembali dari penghargaan Propernas,” ujar Teguh.

Teguh Jug menjelaskan penghargaan ini tidak hanya begitu saja diberikan oleh tim penilai proper terhadap perusahaan pertambangannya, namun ada beberapa tahapan penilaian terutama penilain terhadap pengelolaan air, udara, kebisingan dan pengelolaan lainnya yang menjadi faktor pernilaian.

”Untuk tahapan penilaian dimulai dari pengambilan sampel atau data lalu dilakukan pengujian dilapangan, setelah itu dilakukan  pengawasan hasil sample tersebut untuk di verifikasi. Masalah legaliitas perizinaan juga menjadi penilaian yang diperhitungkan, dan tahapan selanjutnya melakukan persentasi dihadapan tim penilai propernas di Jakarta, baru kemudian dikeluarkan keputusan tentang penilaian peringkat Propernas,” jelas Teguh.

Teguh berharap dengan diraihnya Propernas Biru ini, tentunya akan dapat memotivasi dan memacu untuk lebih meningkatkan standar pengelolaan lingkungan di willayah kerja atau lokasi pertambangan Baramarta. Disamping itu, perolehan ini juga menjadi stimulan para mitra kerja di lapangan supaya bergerak untuk dapat memperhatikan permasalahan pengelolaan lingkungan.

Teguh pun juga berharap terus dapat mempertahankan torehan penghargaan propernas biru ini bahkan dirinya menginginkan untuk dapat ditingkatkan lagi keperingkat yang lebih tinggi, dirinya pun sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang telah mendukung penuh sehingga dirahnya penghargaan kali ini.

“Ini tentunya berkat singkronisasi  dan sinergitas dinas-dinas  terkait yang selalu memberikan pembinaan terhadap perusahaan Baramarta, terutama arahan dari Bupati Banjar selaku Owner Perusahaan Daerah (PD) Baramarta,” pungkas Teguh. (AF/RDM/EYN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.