NewsProvinsi Kalsel

Paman Birin Optimis, Akhir Tahun Syamsudin Noor Naik Status

BANJARBARU – Internasional. Status itulah yang kini tengah dikejar pemerintah provinsi Kalimantan Selatan untuk bandara utamanya Syamsudin Noor. Bukan untuk gaya-gayaan, tapi memberikan layanan maksimal bagi pengguna moda transportasi udara di Kalimantan Selatan. Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian daerah, dengan adanya penerbangan langsung dari dan ke luar negeri, di luar penerbangan haji. Harapan itu sepertinya bakal terwujud tahun ini, dengan adanya tanggapan positif dari kementrian perhubungan terkait keinginan perubahan status tersebut. Tentunya tanggapan positif itu, sebanding dengan progress pengembangan bandara yang terus berjalan hingga awal tahun 2019 ini.

Kepada wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, progres pembangunan bandara saat ini sudah mencapai 47 persen. Karena alasan itulah dirinya optimis, bandara kebanggaan Urang Banua itu dapat diselesaikan sebelum tahun 2019 berakhir.
“Musim hujan diakui menjadi penghambat keberlangsungan pembangunan, tetapi saya tetap optimis bandara dapat selesai tepat waktu akhir tahun ini. Apalagi bagian yang rumit dari pengembangan bandara ini, sudah terselesaikan. Sehingga pekerjaan menyisakan beberapa bagian yang pengerjaannya dapat dilaksanakan dengan cepat,” tegas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Lebih lanjut Paman Birin memperkirakan, jika tidak ada halangan maka status internasional sudah dapat dilekatkan pada Syamsudin Noor yang baru, sebelum akhirnya resmi dioperasikan pada November 2019. Apalagi sejumlah fasilitas pendukungnya juga sudah lebih dulu berstatus internasional, salah satunya pengurusan keimigrasian.
“Soal permintaan imigrasi untuk meminta bantuan 20 unit komputer untuk pemeriksaan di pintu kedatangan dan keberangkatan, akan sangat mudah kami setujui asalkan bandara sudah berstatus internasional,” jelasnya.

Pada Rabu (23/01), pemerintah provinsi Kalsel bersama sejumlah stakeholder terkait, menggelar pertemuan untuk membahas progres pembangunan dan perubahan status bandara menjadi internasional, di rumah rapat sekdaprov. Dipastikan, pertemuan ini akan menjadi agenda rutin seluruh pihak terkait, termasuk pengelola bandara PT Angkasa Pura 1, untuk semakin memperkuat koordinasi dan sinergitas menuju bandara internasional. (RIW/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat