BanjarbaruNews

Ini Kisah Erlangga, Bocah Yang Didiagnosa Tumor Otak Ganas

BANJARBARU – sejak Kamis (17/1) lalu, Erlangga Bocah yang baru berusia tujuh setengah tahun menderita penyakit misterius yang membuat dirinya tidak bisa melihat, tidak bisa berjalan dan tidak bisa kencing sehingga menggunakan selang kateter.

Mendapatkan informasi tersebut, Jum’at (25/1) reporter Abdi Persada FM pun langsung mengunjungi rumah bocah Erlangga tersebut yang berlokasi di jalan Mistar Cokrokusumo, Gang Bersama RT 48 Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru.

Maria Ulfah, yang merupakan Ibu dari Erlangga kepada Reporter Abdi Persada,menceritakan asal mula kenapa anaknya tersebut bisa sakit seperti itu.

Menurut Maria, awalnya anaknya hanya mengeluh tidak bisa melihat, lalu berangsur tidak bisa buang air besar.
“Asal mula itu anak kami pada kamis lalu itu pas pulang sekolah mengeluh tidak bisa melihat, lalu pada malam harinya Erlangga mengeluh tidak bisa buang air kecil dan besar sampai subuh jam 3 dini hari, lalu paginya hari kami bawa ke tempat tukang urut di dekat rumah tapi sampai jam 9 pagi anak kami belum juga sembuh, sehingga langsung kami bawa ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru. Saat di IGD RS Idaman Banjarbaru Dokter IGD mendiagnosa Infeksi Saluran Kencing, lalu perawat di RS tersebut memasang selang kateter agar anak kami bisa kencing. Setelah dipasang kateter anak kami masih tidak bisa melihat tapi karena sudah malam dokter menganjurkan untuk diperiksa di Klinik Medika Farma Banjarbaru, setelah anak kami diperiksa di Klinik medika farma kata dokternya hasilnya normal saja, bukan cuma ulun, dokter spesial mata pun juga bingung karena hasilnya normal saja, tetapi yang saya heran, anak saya tidak bisa melihat,” cerita Maria.

Lebih lanjut, Maria menceritakan lafi, setelah diperiksa ke klinik spesialis mata Medika Farma dirinya bersama ayah Erlangga membawa Erlangga ke Dokter Spesial Bedah RS Idaman Banjarbaru kembali.
“Saat di Dokter Spesialis Bedah RS Idaman Banjarbaru, Dokternya mengatakan bahwa anak kami menderita gejala Tumor Otak Ganas dan kamipun langsung terkejut mendengar itu,” ucap Maria

Maria juga menyampaikan untuk mengetahui penyakit yang diderita anaknya dirinya bersama suaminya berencana melakukan Ct-Scan di RS Ulin Banjarmasin, tetapi karena banyaknya Pasien di RS Ulin waktu itu, mereka disarankan untuk melakukan Ct-Scan di RS Anshori saleh.
“Na, waktu kami mau Ct-scan ke RS Ulin, ternyata RS Ulin penuh jadi kami disuruh ke RS Anshori Saleh. Karena kami tidak punya BPJS jadi harus 3 bulan dulu menunggu untuk melakukan Ct-Scan di rumah sakit tersebut. Karena kami mau cepat jadi kami langsung ke RS Suaka Insan Banjarmasin dan waktu di RS Suaka Insan itu hasil Ct-Scan itu Normal saja tidak terjadi apa-apa, jadi kamitambah bingung penyakit apa yang diderita anak kami,” tambah Maria lagi.

Kini Maria dan keluarga selain merasa bingung, berpasrah, sembari menunggu bantuan lain untuk mencari kejelasan tentang penyakit anaknya ini. (TR02/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat