4 Maret 2021

Lahan Pembangunan Jembatan Alalak Harus Bersih Dalam Tiga Hari Kedepan

2 min read

Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin terlihat sedang berada di lahan bangunan dikawasan Jembatan Alalak.

BANJARMASIN – Ratusan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin melakukan pembongkaran di beberapa bangunan yang ada di lokasi lahan yang telah dibebaskan, oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Untuk pembangunan Jembatan Alalak.

Pembongkaran tersebut dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin Hermansyah, kepada sejumlah  wartawan, ia menyampaikan jika pihaknya melakukan pembongkaran saat ini, karena sudah batas waktu terakhir yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Sejak 1 bulan yang lalu.

“Hari ini merupakan batas akhir warga membongkar bangunanya sendiri,” ucap Hermansyah, Kamis (24/1).

Menurut Hermansyah, masih terdata 8 bangunan yang belum selesai melakukan pembongkaran sendiri, sampai batas akhir yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pembongkaran yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Banjarmasin ini, terpantau sempat mendapatkan keluhan dari warga setempat. Warga mengharapkan Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan waktu kembali kepada mereka.

Sementara itu, disaat yang sama Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan peninjauan ke lokasi lahan pembangunan Jembatan Alalak.

“Kami melakukan peninjauan di lokasi lahan yang akan dibangun Jembatan Alalak ini,  karena Pemerintah Kota Banjarmasin setelah selesai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan tersebut,” tutur Ibnu.

Menurut Ibnu, Pemerintah Kota Banjarmasin hanya bertugas melakukan pembebasan lahan, untuk pembangunan tersebut. Sedangkan, yang mengerjakan bangunan fisik Jembatan Alalak dilakukan oleh Balai Besar Jembatan.

Dalam peninjauan tersebut, Ibnu menerima aduan dari beberapa warga, yang lahannya telah dibebaskan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Warga meminta tambahan waktu kembali, agar mereka bisa membongkar sendiri.

Menanggapi permintaan warga tersebut, Ibnu mengatakan, setelah membicarakan permintaan perpanjangan waktu kepada pihak Balai Besar Jembatan. Mereka memberikan waktu hingga 3 hari kedepan. Untuk warga bisa membongkar sendiri.

“Pemerintah Kota Banjarmasin memegang komitmen dari warga, dalam pembongkaran bangunan tersebut. Sehingga kami mengharapkan pada Senin mendatang kawasan tersebut, telah bersih dari bangunan milik warga,” tandas Ibnu. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.