BanjarbaruNews

2019, Museum Lambung Mangkurat Promosi Lewat VLOG

BANJARBARU – Istilah JAS MERAH (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah) merupakan kalimat fenomenal yang pernah di lontarkan Presiden Pertama Indonesia Soekarno.

Salah satu tempat untuk bisa “menolak lupa” akan sejarah bangsa adalah Museum.

Museum menjadi satu di antara lorong waktu untuk bisa kembali menghayati sejarah warisan pendahulu.

Museum Lambung Mangkurat yang merupakan museum terbesar milik pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini menyimpan banyak benda sejarah, lebih 12.000 benda sejarah yang tersimpan di museum kebanggan Warga Banua ini baik berupa bebatuan, peninggalan kerajaan hingga miniatur rumah adat Banjar.

“Saat ini ada lebih dari 12.000 koleksi, dan hanya 20 persen saja yang ditampilkan, sisanya disimpan diruang penyimpanan, kecuali pada event dengan tema tertentu,” terang kepala Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan Ikhlas Budi Prayogo, Selasa (22/1).

Ikhlas mengatakan, untuk semakin menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap museum, pihaknya sudah menyiapkan berbagai kegiatan pada 2019 ini yang berkaitan dengan layanan pengunjung baik publikasi dan melestarikan koleksi yang saat ini dimiliki.

Selain itu lanjutnya, melalui dana alokasi khusus (DAK) Museum Lambung Mangkurat, nantinya akan menggelar event jalan santai secara massal dengan berbagai kegiatan pendukung seperti orasi yang berkaitan dengan museum dan cinta budaya.

“Dengan event ini kami harapkan akan menjadi media informasi seluas-luasnya tentang museum terutama bagi peserta” ujarnya

Selain jalan santai secara massal tersebut, untuk lebih menyebarluaskan informasi mengenai museum ini pihaknya juga akan mengadakan lomba pembuatan VLOG yang bertemakan museum. Hal ini menurut ikhlas sangat efektif mengingat kemajuan teknologi informasi saat ini sangat pesat serta di dominasi oleh kalangan muda.

“Kemajuan teknologi ini justru kita manfaatkan untuk penyebarluasan informasi agar semakin tumbuh kecintaan terhadap museum,” terangnya

Ikhlas berharap, dengan beberapa agenda  ini kunjungan museum di tahun 2019 ini akan meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu yang hampir mencapai 80.000 pengunjung. (ASC/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat