18 April 2021

Sasirangan Jadi Primadona di Helsinki

2 min read

Delegasi Kalsel saat tampil bersama Gee Batik di atas panggung Matka Nordic Travel Fair 2019 Helsinki Finlandia

FINLANDIA – Sasirangan, kain khas tenun suku Banjar, dan boneka Bekantan, jadi primadona pengunjung diakhir pameran wisata terbesar se Eropa Utara di Helsinki, Finlandia, Minggu (20/01) waktu setempat.

Pada akhir penampilannya di panggung utama Inspiration Stage Matka Nordic Travel Fair 2019 itu, tim tari delegasi Kalsel mengundang para pengunjung ikut menarikan tarian kreasi Paris Barantai yang menceritakan tentang kehidupan suku Melayu di pesisir.

Dalam flash mob tarian tersebut, pengunjung Matka Nordic Travel Fair 2019 diajari mengikuti 3 gerakan sederhana dengan pakem gerak tarian Banjar dan dikalungi selendang Sasirangan khas Banjar, serta dihadiahi boneka Bekantan sebagai souvenir.

Tak pelak lagi, penampilan delegasi Kalsel yang berkolaborasi dengan Gee Batik dari Yogyakarta, selain mandapat apresiasi, juga meninggalkan kesan tersendiri bagi pengunjung.

Gee Batik menampilkan design batik berkualitas tinggi dengan motif tradisional Indonesia, Candi Borobudur. Keikutsertaan Gee Batik sendiri merupakan kali kedua dalam even tahunan Matka.

Tim Tari delegasi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan, dihadirkannya kembali di hari terakhir pameran, setelah sebelumnya juga sempat tampil di panggung yang sama.

Matka Nordic Travel Fair digelar setiap tahun sejak 1987 dan diikuti lebih Dari 1.000 exhibitor dari seluruh Eropa, Timur Tengah dan Timur Jauh serta Asia.

Delegasi Kalsel menurut Hanifah Dwi Nirwana, menampilkan tari Baksa Kembang, Mohing Asang dan Begalang Tandik.

Tari Baksa Kembang merupakan gambaran keceriaan dan keramahan para Galuh Banjar dalam menyambut kedatangan tamu yang ingin berwisata ke Kalimantan Selatan.

Sedang Mohing Asang dan Begalang Tandik, ditampilkan untuk menarik pengunjung melihat eksotisme Kalimantan dengan budaya Dayaknya.

Penampilan delegasi Kalsel kali ini mengusung konsep Wonderful South Kalimantan yang menggambarkan keanekaragaman budaya Kalsel dengan Dayak dan suku Banjarnya. (HUMPROVKALSEL/RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.