3 Maret 2021

ASN Harus Punya Pola Pikir Terbuka

2 min read

Foto bersama peserta usai pembukaan Diklatpim tingkat IV angkatan XXXIV

BANJARBARU – Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan XXXIV resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD), Senin (21/1).

Diklatpim ini diikuti sebanyak 40 peserta dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Abdul Haris Makkie menyampaikan, pentingnya seorang ASN mempunyai pola pikir yang terbuka dan selalu mempunyai inovasi dalam bekerja, apalagi bagi peserta diklatpim tingkat IV yang merupakan awal dari karier kepemimpinan ASN. selain itu ASN saat ini harus dapat seirama dengan perkembangan teknologi, sehingga pekerjaan dapat efektif dan efisien.

“Jangan hanya menunggu perintah, tapi harus mempunyai inovasi dalam bekerja,” tegasnya

Haris juga berpesan kepada peserta agar mengikuti Diklatpim ini dengan seksama, sesuai dengan SOP lembaga Diklat, karena menurutnya, lembaga Diklat merupakan wadah untuk menempa ASN untuk bekerja lebih baik, seperti pelatihan bagaimana melakukan kerjasama dan membuat perencanaan yang baik.

“Ini semua ada di Diklat, termasuk bagaimana cara mengambil keputusan, sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan ASN,” jelasnya, usai pengalungan tanda peserta Diklatpim IV.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Kalsel Heldy, berharap lulusan Diklatpim ini menjadi pemimpin yang handal.

Selain itu Heldy berharap dengan adanya penggabungan peserta dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten/Kota ini dapat memperkaya pengetahuan.

“Nantinya ada Dinamika kelas dengan beragam latarbelakang kabupaten/kota ini, mereka bisa berbagi pengetahuan tentang ruang lingkup pekerjaan nya masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut Heldy menerangkan, Ada dua penilaian yang diberikan kepada peserta Diklat ini,  yakni management perencanaan, untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang pemimpin yang melakukan perencanaan dengan baik, dan yang kedua adalah pelaksanaan perencanaan tersebut, sehingga dapat di lihat bagaimana seorang pemimpin mengimplementasikan perencanaan tersebut sebagai proyek perubahan.

“Atasan dari peserta Diklat ini akan langsung menjadi mentor, atau diwakilkan oleh pejabat lain yang mengerti betul terhadap proyek perubahan yang di rancang peserta Diklat tersebut,” ujarnya.

Selain itu peserta nantinya akan diberikan penilaian dengan susunan rangking, baik secara akademis maupun sikap dan perilaku. Terutama sikap perilaku kepemimpinan seperti kedisiplinan, tanggungjawab, prakarsa dan kerjasama. (ASC/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.