18 Juni 2021

Ribuan Guru Honor di Banjarmasin Akan Bernafas Lega, Kenapa?  Ini Jawabannya

2 min read

Ketua Forum Guru Honorer Sekolah Negeri Kota Banjarmasin Ali Wardhana, usai pertemuan memberikan komenternya pada media massa.

BANJARMASIN – Pertemuan yang diakomodir Ketua DPRD Ananda dan semua Anggota Komisi IV, melibatkan Dinas Pendidikan serta Bagian Hukum dan Perundangan Undangan Kota Banjarmasin pada Rabu sore (16/1) ternyata membuahkan hasil.

Ketua Forum Guru Honorer Sekolah Negeri Kota Banjarmasin Ali Wardhana dihadapan wartawan menjelaskan, pihaknya ingin minta direvisi Surat Keputusan Nomor 267 Tahun 2018 yakni SK itu belum bisa mendapatkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan, padahal NUPTK diperlukan untuk syarat pengangkatan. Selain itu para guru honorer hanya mendapatkan SK dari Kepala Sekolah, bukan dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

“Saat ini SK itu akan secepatnya direvisi, Januari ini, menunggu tanda tangan Walikota Banjarmasin,” katanya.

Sementara itu Kasubag Hukum dan Perundang-undangan Kota Banjarmasin Jefrie Fransyah menilai, SK Dipendik terkait pengangkatan guru honorer sudah dikeluarkan sejak bulan Februari 2018 yang lalu, namun saat digunakan untuk memenuhi syarat seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan tunjangan sertifikasi telah ditolak, karena tidak memenuhi standar kualifikasi.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, SK di tahun 2018 dilakukan revisi, dengan ditambahkan bunyi pengangkatan dan lampiran format yang terperinci,” ucapnya.

Jefri menambahkan, saat ini prosesnya  menunggu tanda tangan Walikota Banjarmasin, akhir Januari 2019 dipastikan selesai.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim menjelaskan, selama ini guru honorer itu  telah memiliki SK, namun tidak sesuai, disebabkan SK itu tujuannya hanya untuk pembuatan NUPTK, sedangkan seleksi PPG dan sertifikasi tidak tercantum. Dengan direvisi SK ini maka permasalahan 1800 guru honorer sudah bisa ditangani. Mengingat peran mereka membantu Pemerintah daerah dalam mencerdaskan anak bangsa

Untuk diketahui, data guru honorer di 5 Kecamatan yakni :

Kecamatan Banjarmasin Timur : 288 orang.

Kecamatan Banjarmasin Barat : 321 orang.

Kecamatan Banjarmasin Utara : 162 orang.

Kecamatan Banjarmasin Tengah : 221 orang.

Kecamatan Banjarmasin Selatan : 338 orang.

Jumlah : 1.330 orang.

Untuk Penelitian Tindakan Kelas Honorer di SMP Negeri 415 orang, dengan Total keseluruhan 1.745 orang. Jumlah PTK Honorer yang terlampir dalam SK Walikota Nomor 267 Tahun 2018 Tentang Guru dan Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di Sekolah Negeri Kota Banjarmasin berjumlah 1.372 terdiri dari PTK SDN 1.166 orang dan PTK SMPN 256 orang.  (NHF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.