BanjarNews

Adipura Banjar Ke-7 Diarak Keliling Kota

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar puncak penyambutan piala Adipura tahun 2018,  pada Kamis (17/1) di Kawasan Alun-alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura.

Piala Adipura ini diarak keliling kota Martapura yang di mulai pelepasannya dari Stadion Demang Lehman dan sempat mampir di tugu Adipura Sungai Paring untuk membacakan Ikrar Adipura bersama, kemudian finish di Alun-alun RTH Ratu Zalecha Martapura. Selanjutnya Piala Adipura  diserahkan oleh Pembawa Piala (Anggota Pasukan Kuning) kepada Bupati Banjar yang didampingi Pejabat Lingkup Banjar

Usai acara Bupati Banjar Khalilurrahman kepada wartawan menyampaikan, Piala Adipura yang di raih merupakan yang ke 7 kalinya dan dirinya sangat bersyukur mampu meraih kembali penghargaan Adipura tahun 2018, walaupun untuk Penghargaan Adipura Kencana Kabupaten Banjar tidak dapat meraih, karena tidak memenuhi kriteria penilaian.

” Acara ini wujud rasa syukur karena yang ke 7 kalinya mendapatkan Adipura sejak tahun 2012 hingga 2018 ini, memang tahun ini kita tidak dapat Adipura Kencana karena penilaian akan kota bersih itu sangat ketat. Tapi Alhamdulillah kita dapat juga Adipura kategori kota kecil,” kata Bupati Banjar.

Bupati Banjar yang akrab di sapa  Guru Kholil pun berterimakasih kepada semua pihak yang ikut andil dalam menjaga kebersihan Kabupaten ini sehingga mampu meraih penghargaan Adipura kembali. Dirinya berharap bisa dipertahankan bahkan di tingkatkan lagi.

Sementara itu,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Boyke W. Tristiyanto menyayangkan penghargaan Adipura Kencana dan Plakat Adipura TPA terbaik tahun 2018 tidak dapat diraih kabupaten ini.

Disampaikan Boyke dari sekian banyak daerah di Indonesia hanya ada satu yang mampu meraih Adipura kencana yakni kota surabaya sedangkan untuk Adiwiyata TPA terbaik di berikan untuk TPA Manggar kota Balikpapan karena penilaian yang sangat ketat dengan berbagai inovasi yang harus ditampilkan, namun Boyke berharap untuk di tahun-tahun mendatang penghargaan tersebut bisa diraih kembali dan tidak hanya mampertahankan penghargaan Adiwiayata saja. Dirinya pun tetap bersyukur atas capaian saat ini.

“Torehan penghargaan Adipura yang di dapat bukan hasil kerja pasukan kuning saja,  namun berbagai unsur baik dari berbagai SKPD, masyarakat, pemerintah Kecamatan, lurah maupun desa yang ada di Kabupaten Banjar dan berbagai komunitas peduli lingkungan lainnya karena ini merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas dan kerja bersama,” kata Boyke.

Acara juga diisi dengan penyerahan penghargaan terhadap peduli lingkungan yang terpilih  kepada Dinas-dinas terkait, Perusahaan Daerah, Camat, Lurah dan Kepala Desa yang turut mendukung atas capaian ini, di antaranya PD Pasar Bauntung Batuah, PDAM Intan Banjar, Bank Kalesl, Keluraham Sekumpul, Desa Gudang Hirang dan lainnya. (AF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat