BanjarmasinNews

Muslim: Kalsel Belum Tetapkan KLB DBD

BANJARMASIN – Musim hujan yang sudah berlangsung sejak akhir tahun 2018 di Kalimantan Selatan, ternyata tak hanya membawa dampak potensi bencana alam. Sebut saja banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang. Tetapi juga memicu munculnya sejumlah penyakit musim penghujan. Contohnya pilek, batuk, diare hingga demam berdarah dengue (DBD). Bahkan khusus untuk DBD, sejak akhir tahun lalu, sejumlah rumah sakit milik pemerintah daerah dan swasta kebanjiran pasien DBD. Mulai dari pasien usia anak hingga dewasa. Bahkan sejumlah laporan yang berhasil dihimpun Abdi Persada FM menyebutkan, banyak kasus DBD itu berujung kematian.

Namun kepada Abdi Persada FM, kepala dinas kesehatan Kalimantan Selatan Muhammad Muslim memastikan, belum ada laporan soal pasien DBD meninggal dunia yang diterima pihaknya, pada Januari 2019 ini.

“Kasus DBD yang meninggal dunia terjadi di akhir tahun 2018. Sementara pada awal tahun hingga Senin (14/1), tidak ada laporan masuk,” jelas Muslim.

Sesuai data yang dimiliki dinas kesehatan, menurut Muslim, tercatat sekitar 58 kejadian DBD terpantau pada Januari ini. Dengan kata lain, rata-rata kejadian atau insident rate kasus DBD pada awal tahun 2019 ini, mencapai 1.39 per 100.000 penduduk.

“Sedangkan tahun lalu, rata-rata kejadian atau insident rate kasus DBD mencapai 47,91 per 100.000 penduduk di Kalimantan Selatan. Dimana case fatality rate atau angka kematiannya mencapai 0,8 per 100.000 penduduk.

Muslim menambahkan, kasus terbanyak terjadi di Hulu Sungai Selatan sebanyak 149,65 per 100.000 penduduk pada tahun lalu. Namun tanpa adanya kematian.

“Karena alasan itulah kita belum tetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Januari ini. Mengingat kasusnya belum masif, dengan nihil kematian. Meski Balangan mengalami peningkatan kasus cukup signifikan, tetapi masih di bawah kasus di bulan yang sama tahun lalu,” tutupnya. (RIW/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat