23 Juni 2021

DPRD Kalsel Konsultasikan Status Bandara Syamsudin Noor

1 min read

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan melakukan konsultasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia di Jakarta, pada Senin (14/1).

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi mengatakan banyak hal yang akan dibicarakan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara tersebut antara lain kesiapan dan persiapan pasca selesainya pembangunan pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

“Salah satunya mengenai penetapan status Bandara Syamsudin Noor sebagai bandara internasional,” katanya.

Konsultasi Komisi III DPRD Kalsel yang diketuai Supian HK dari Partai Golkar itu dengan Ditjen Perhubungan Udara tersebut berkaitan perencanaan pembangunan Bandara Syamsudin Noor yang dijadwalkan rampung pada tahun 2019 ini.

“Kan sudah masuk 2019, sehingga kita perlu mengonsultasikan tindak lanjut pasca selesainya pembangunan Bandara Syamsudin Noor tersebut,” ucap Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Selain Bandara Syamsudin Noor, di Kalsel terdapat tiga sarana dan prasarana perhubungan udara yaitu Bandara Stagen yang berubah nama menjadi Gusti Syamsir Alam di Kabupaten Kotabaru. Kemudian Bandara Bersujud di Batulicin, ibu kota Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) – pemekaran Kotabaru tahun 2003, serta Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong yang juga sudah ada sejak Hindia Belanda. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.