BanjarmasinNews

Dewan Banjarmasin Apresiasi Kinerja Disdukcapil

BANJARMASIN – Langkah Disdukcapil Kota Banjarmasin dalam melakukan perekaman data kependudukan jangan dianggap remeh, terbukti ada salah satu petugas mendapat tamparan keras saat melakukan tugasnya dalam pelayanan.

Hal itu terungkap saat rapat kerja Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin  bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin Khairul Saleh.

Dijelaskan Khairul, oknum warga yang merekam data pribadi pernah kedapatan melakukan tamparan terhadap petugas di Disdukcapil. Namun oknum warga tersebut ternyata terindikasi mengidap penyakit jiwa, dan ini memang tergolong sulit. Selain itu saat perekaman sidik jari, juga pernah warga yang mengidap ganguan jiwa ini melakukan perlawanan, mulai dari mengamuk hingga menampar para petugas.

“Dari data sementara sudah hampir 50 warga yang mengidap gangguan jiwa telah melakukan perekaman terhadap data kependudukan,” kata Khairul.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menjelaskan, dalam aturan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, tidak hanya bagi warga yang normal, namun juga warga mengalami gangguan jiwa pun memiliki hak sama.

“Setiap warga Indonesia wajib memiliki kartu identitas, yakni e-KTP, termasuk yang mengidap penyakit jiwa,” ucap Yamin.

Lebih lanjut Yamin menambahkan,

Identitas itu sangat penting untuk pengidap gangguan jiwa, sebagai bahan pengajuan mendapatkan pelayanan kesehatan, karena masuk ke Rumah Sakit jiwa, tidak atas nama perwakilan, namun nama bersangkutan, sehingga harus dibuatkan e-KTP tersebut.

“Kami mengapresiasi kinerja Disdukcapil, dapat memberikan pelayanan terbaik untuk warganya, meski harus menghadapi warga yang mengidap gangguan jiwa,” pungkas Yamin. (NHF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat