20 Juni 2021

Demi Amankan Hutan, Kalsel Angkat Tenaga Kontrak POLHUT

1 min read

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel

BANJAR – Kebijakan atau langkah berani perlu dilakukan, jika itu untuk kebaikan atau kemaslahatan banyak orang. Hal itu pula yang dilakukan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, demi melindungi dan mempertahankan kawasan hutan lestari yang masih tersisa. Yakni dengan mengangkat tenaga kontrak pengamanan hutan (TKPH) dengan anggaran sepenuhnya dibebankan kepada APBD provinsi tahun 2018.

Pengukuhannya dilakukan langsung oleh gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pada penghujung tahun 2018 atau bertepatan Senin (31/12) sore di desa Kiram kabupaten Banjar.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, saat ini Kalsel masih kekurangan tenaga polisi hutan (polhut) untuk menjaga sekitar 1,5 juta ha kawasan hutan lestari.

“Setidaknya kita memerlukan 300 tenaga polhut untuk menjaga kawasan hutan lestari. Yang terdata saat ini, jumlah polhut di Kalsel ada 120 orang, namun beberapa orang akan segera pensiun atau memasuki masa purna tugas. Karena itu kita memerlukan tambahan tenaga polhut,” jelas Hanif.

Menurut Hanif, pihaknya kesulitan mengajukan formasi tenaga polisi hutan ke Kemenpan RB. Karena itulah langkah pengangkatan tenaga kontrak oleh pemerintah provinsi, menjadi salah satu solusinya.

“Tahun ini ada pengangkatan 60 TKPH. Selanjutnya tahun depan, akan diusulkan lagi sebanyak 40 orang, untuk memenuhi target 100 TKPH,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, gubernur Kalsel Sahbirin Noor memastikan, bahwa akan ada pengangkatan TKPH setiap tahunnya di Kalsel. Tujuannya tidak lain untuk memenuhi kebutuhan tenaga polhut.

“Tentu saja disesuaikan dengan anggaran daerah, dan juga menunggu hasil kajian, terkait efektivitas pengangkatan ini terhadap kelestarian hutan di Kalsel,” jelas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.