BanjarmasinNews

2019, Polda Kalsel Masih Utang 8 Kasus

BANJARMASIN – Jelang detik bergantian tahun, Polda Kalimantan Selatan gelar konferensi pers akhir tahun 2018 di aula Matilda Batlayeri pada Senin (31/12) pagi.

Konferensi akhir tahun, dipimpin langsung Kapolda Kalsel Yazid Fanani, didampingi seluruh jajaran petinggi di lingkup Polda Kalsel. Mengingat pada acara ini, kapolda memaparkan hasil pencapaian Polda Kalsel selama tahun 2018. Termasuk didalamnya persoalan-persoalan yang harus dihadapi, di tubuh instansi penegak hukum tersebut. Diantaranya soal kedisiplinan personil, dan masih maraknya kasus narkoba, kecelakaan lalu lintas serta pembunuhan.

Dalam pemaparannya dihadapan puluhan wartawan cetak, elektronik dan online, Kapolda Yazid Fanani mengakui, jumlah kasus tindak pidana di Kalsel hingga Desember ini, mengalami penurunan dibanding tahun 2017 lalu.

“Trendnya menurun dibanding tahun lalu. Tahun 2017 jumlah kasus mencapai 7.300 lebih, sementara tahun ini hanya 6.200 kasus lebih. Ada penurunan sekitar 15 persen,” jelas Yazid.

Dari 6 ribuan kasus tindak pidana itu, 5 ribu diantaranya berhasil diselesaikan atau dituntaskan hingga 21 Desember 2018. Itu berarti masih ada sekitar seribu kasus yang menjadi pekerjaan rumah Polda Kalsel, mengawali tahun 2019.

Masih menurut Yazid, sepanjang tahun 2018, kasus penyalahgunaan narkoba masih mendominasi tindak pidana di Kalsel. Selain itu ada pula kasus pembunuhan, dimana beberapa diantaranya sempat menarik perhatian masyarakat, karena tingkat kesadisannya.

“Kasus mayat dalam kontainer plastik, yang ditemukan di sebuah mushalla sempat menjadi perbincangan masyarakat. Kemudian juga ada kasus pembunuhan mutilasi, dimana korban ditemukan tanpa kepala di Sungai Tabuk. Begitu juga kasus pembunuhan wanita di dalam mobil,” urainya.

Seluruh kasus yang menarik perhatian masyarakat itu, dapat terselesaikan sebelum tahun 2018 berakhir. Namun Kapolda tidak menampik, dari 38 kasus pembunuhan yang terjadi, 8 diantaranya masih belum terpecahkan. (RIW/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat