8 Maret 2021

Cakupan MR di Banjar Meningkat

2 min read

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah saat diwawancarai.

BANJAR – Program Imunisasi untuk mencegah Campak dan Rubella (MR) di kabupaten Banjar menjelang akhir tahun 2018 mencapai 43 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah Kepada sejumlah Wartawan.

Ikhwansyah mengatakan dirinya bersyukur ada peningkatan pencapaian dari bulan-bulan sebelumnya, walaupun menurut Ikhwan masih jauh dari target yang di minta oleh Kementrian Kesehatan RI yakni 95 Persen. Pencapaian yang di peroleh menurut Ikhwan sasarannya lebih banyak dari kabupaten lain, dan ini tentunya tidak terlepas dari usaha dan upaya sosialisasi para petugas medis yang ada di setiap desa, kelurahan maupun kecamatan di kabupaten ini, mengingat kabupaten Banjar merupakan daerah religius yang tidak serta merta mau menggunakan imunisasi ini.

“Saya berharap hingga 31 Desember mendatang cakupan pencapaian Imunisasi MR ini akan terus meningkat di kabupaten Banjar, karena sudah ada beberapa pondok pesantren di kabupaten ini yang membuka diri untuk bersedia melakukan imunisasi MR ini setelah di berikan sosialisasi dan pendekatan,” jelas Ikhwansyah.

Dari semua UPT Puskesmas yang ada di kabupaten Banjar, Ikhwan menjelaskan ada satu UPT Puskesmas yang sudah melebihi target yakni Telaga Bauntung telah mencapai 95 Persen lebih untuk cakupan MR di wilayahnya. Oleh karena itu dirinya sangat mengapresiasi atas upaya yang di lakukan para petugas yang ada di UPT Puskesmas tersebut, selain menjadi percontohan juga sebagai motivasi bagi UPT Puskesmas lain.

“Seperti di ketahui kabupaten Banjar untuk Imunisasi MR ini tantangannya luar biasa mengingat kabupaten ini merupakan daerah religius sehingga sulit bagi kami untuk mewajibkan atau membolehkan karena terkait dengan aspek agama, jadi kami menyampaikan berdasarkan aspek medis saja karena lebih baik mencegah dari pada mengobati, dan memang ini menjadi kendala tersendiri, walaupun demikian kami terus berupaya untuk meningkatkan cakupan pencanpaian MR di Kabupaten ini hingga injury time nanti,” jelas Ikwansyah.

Lebih lanjut Ikhwan pun menghimbau kepada masyarakat atau pun kepada pondok-pondok pesantren yang ada di kabupaten ini, agar mau membuka diri untuk melakukan Imunisasi MR, mengingat pentingnya imunisasi ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (AF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.