18 Juni 2021

Polisi : Tak Ada Tanda-Tanda Penganiayaan Terhadap Mayat Dalam Becak

1 min read

Polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap temuan mayat di dalam becak.

BANJARMASIN – Petugas Polsek Banjarmasin Tengah tidak menemukan bekas luka atau penganiayaan pada tubuh Ridwad buruh harian lepas, yang ditemukan meninggal di dalam becak dikawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Banjarmasin, Sabtu (22/12) pagi sekitar pukul 06.00 wita.

Hal ini disampaikan Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Sigit Prihanto, kepada sejumlah wartawan. Sigit menyampaikan, setelah mendapatkan laporan dari warga setempat mengenai adanya sesosok mayat meninggal di dalam becak, petugas Polsek Banjarmasin Tengah langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) saat melakukan pengecekan terhadap kondisi korban (mayat) tidak ditemukan adanya bekas luka atau penganiayaan.

“Petugas kami langsung membawa korbanĀ  ke rumah sakit ulin untuk dilakukan visum,” ujar Sigit.

Sedangkan, lanjut Sigit, kronologi kejadian temuan mayat di dalam becak sendiri, bermula dari saksi Siti hamdanah (Acil aluh), warga Jalan D.I.Panjaitan Gang November 9, Kecamatan Banjarmasin Tengah, saat saksi pergi menuju mesjid untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah sekitar pukul 05.00 wita, saksi belum melihat korban berada di TKP, setelah selesai melaksanakan sholat subuh berjamaah di mesjid dan pulang menuju rumahnya saksi telah melihat korban di TKP dengan kondisi meninggal dunia terkapar di didalam becaknya. Melihat hal tersebut saksi bersama warga lainnya langsung melaporkan temuan tersebut, ke petugas Polsekta Banjarmasin Tengah.

“Mendapatkan laporan tersebut, petugas kami langsung mendatangi lokasi temuan mayat tersebut, dan langsung melakukan penyelidikan, serta membawa korban ke rumah sakit,” pungkas Sigit. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.